Menu

Sabtu, 24 November 2018, 10:17 WIB

Cerita Dibalik Salsabila, Nama Pemberian Istri Bupati Sukabumi untuk Bayi Warungkiara

Salsabila bayi perempuan yang dibuang di Warungkiara ketika menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi Cibadak. | Sumber Foto:Dok. Sukabumiupdate

SUKABUMIUPDATE.com - Yani Jatnika Marwan, istri Bupati Sukabumi begitu terpukul dengan meninggalnya Salsabila, bayi perempuan yang dibuang di pinggir Jalan Raya Warungkiara-Palabuhanratu, Sabtu (24/11/2018).

Setelah berjuang hidup selama beberapa hari, Salsabila tak bisa melawan kondisi kritisnya dan dinyatakan menghembuskan napas terakhir pukul 02.00 WIB.

Yani mengungkapkan, ada cerita dibalik nama Salsabila tersebut.

"Bayinya cantik, tangguh mesti tubuhnya sudah terinfeksi. Dia berjuang agar tetap hidup," ujar Yani yang juga ketua P2TP2A Kabupaten Sukabumi ini.

Yani bercerita, saat pertama kali melihatnya di ruang perawatan RSUD Sekarwangi Cibadak, dia merasakan hal yang sangat luar biasa terhadap bayi perempuan itu. Dia melihat bayi mungil yang tanggung dan berjuang untuk hidup.

"Saya kadung jatuh cinta padanya," ungkap Yani.

BACA JUGA: Dinamai Salsabila, Bayi Dibuang di Warungkiara Sukabumi Meninggal Dunia

Yani ingin sekali menghadiri pemakaman bayi mungil tersebut, tapi hal itu tak bisa dilakukan karena dirinya sedang berada di luar daerah untuk tugas.

"Saya ingin banget menghadiri pemakamannya tapi saya sedang di luar Jawa," tukasnya.

Bayi dengan berat badan 1,9 kg dan tinggi 46 cm ini mengalami sepsis neonatorum, artinya infeksi berat. Sebab saat ditemukan di Kampung Pademangan, Desa Sukaharja, Kecamatan Warungkiara, Selasa (20/11/2018) lalu, pada lubang-lubang tubuh bayi tersebut sudah dikeremuni belatung.

Reporter : SUHENDI
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi, Kardina Karsoedi, mengatakan saat ini ada tiga indikator rawan pangan yang jadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Sukabumi....

SUKABUMIUPDATE.com - Eni Suryani (19 tahun), warga Kampung Cimanggu II Blok C, Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi mengalami pembengkakan perut akibat penyakit thalasemia. Tak cuma menggerogoti tubuhnya yang...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya