Menu

10 Nov 2018, 12:11 WIB

Lebih Sepekan Menghilang, Penti Remaja Tomboy Asal Waluran Sukabumi Ditemukan di Indramayu

Penti (kaos hitam) berkumpul bersama keluarganya di Kampung Cikoja, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Penti (14 tahun) anak tunggal pasangan suami istri (Pasutri), Epen (45 tahun) dan Eti (41 tahun) warga Kampung Cikoja RT 023 RW 004 Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, akhirnya pulang. Penti meninggalkan rumah Senin 29 Oktober 2018 silam, tanpa pesan dan kabar, hingga membuat keluarga panik.

Seperti diberitakan sukabumiupdate.com sebelumnya, keluarga mencari Penti hingga berkeliling Sukabumi, satu persatu teman remaja tomboy ini didatangi namun tak juga membuah hasil. Bahkan jajaran kepolisian ikut mencari karena kepergian Penti tanpa kabar dilaporkan sebagai orang hilang.

Pencarian Penti mulai menemui titik terang beberapa hari lalu, polisi berhasil menangkap sinyal handphone yang dibawahnya. Terpantau di daerah Lohbener Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

“Kami berkordinasi dengan Polsek Lohbener. Alhamdulilah kemarin malam Penti diamankan oleh warga setelah mendapatkan informasi dan kordinasi dari Polsek Lohbener. Langsung menghubungi kami disini dan dijemput oleh ayahnya,” jelas petugas Kepolisian Bhabinkantibmas Desa Waluran, Brigadir Hugo Tri Sutanto, kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (10/11/2018).

Saat ini Penti sudah kembali berkumpul dengan keluarga dan kedua orang tuanya. Kepada Hugo, Penti mengaku pergi ke Indramayu atas ajakan temannya di Desa Makarjaya Kecamatan Ciemas yang baru dikenalnya lewat media sosial.

BACA JUGA: Sudah Sepekan, Gadis Tomboy Warga Waluran Sukabumi Hilang

Keduanya nekat mengendari motor matic milik ayah Penti menyusuri jalanan hingga tiba di Kabupaten Indramayu. “Kenakalan remaja saja, nggak ada motif lain. Ia merasa ingin bebas, dan kurang perhatian dari orang tua,” sambung Hugo.

Sementara itu Epen (45 tahun) ayah Penti, saat dijemput Penti dan temannya dalam keadaan sehat diamankan oleh warga di rumah Ketua RT setempat, bersama motor saya yang dibawanya. “Alhamdulilah sekarang sudah nyampe ke Waluran lagi dan kami bisa berkumpul kembali. Terima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu,” pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com – Keputusan orang tua untuk tetap menerapkan belajar jarak jauh bagi anak-anaknya di zona hijau harus dihargai oleh sekolah dan dinas pendidikan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim...

SUKABUMIUPDATE.com - Ribuan massa gabungan aliansi ormas se-Kabupaten Sukabumi melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi yang berlokasi di komplek perkantoran Jajaway, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu,...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan terjadi penambahan kasus baru pasien positif Corona sebanyak 1.853 orang pada 8 Juli 2020. Dilansir dari tempo.co, ini...

SUKABUMIUPDATE.com - Jumlah korban keracunan massal setelah menghadiri acara Aqiqah di Kampung Selaawi, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi bertambah. Sebagian besar dari korban ditangani oleh posko yang didirikan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya