Menu

19 Okt 2018, 06:31 WIB

Kawanan Lumba-lumba Terekam Berenang di Laut Palabuhanratu Sukabumi

ilustrasi lumba-lumba | Sumber Foto:werdepate/pixabay

SUKABUMIUPDATE.com - Selama beberapa hari ini, kawanan lumba-lumba hidung botol dikabarkan terpantau di Perairan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Pemandangan aktivitas mamalia laut ini terlihat di beberapa titik. 

Anggota Pos Basarnas Sukabumi, Fajar Sepdiansyah (23 tahun), merekam aktivitas kawanan lumba-lumba tersebut. Lokasinya sekitar 2 mil dari daratan Pantai Sukawayana Tengah. 

"Dua hari berturut-turut saya lihat kawanan lumba-lumba. Selain di lepas Pantai Sukawayana Tengah juga ada di perairan sekitar PLTU," ujar Fajar kepada sukabumiupdate.com, Kamis (18/10/2018). 

Saat itu, Fajar bersama tiga orang saudaranya hendak memancing. Dari kejauhan, terlihat kawanan lumba-lumba melompat dari permukaan air laut. 

Saat perahu congkreng yang digunakan Fajar bergerak mendekat, kawanan lumba-lumba pun tak ketakutan. Mereka aktif bergerak di dekat perahu. 

"Kebetulan saja ketemu kawanan lumba-lumba. Waktunya pagi menjelang siang," kata warga Kampung Babadan, Kelurahan Palabuhanratu ini.

Screenshot kawanan lumba-lumba di Palabuhanratu. Sumber Foto:Fajar Sepdiansyah

Screenshot kawanan lumba-lumba di Palabuhanratu | Sumber Foto:Fajar Sepdiansyah

Sementara itu, Ketua Komunitas Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kelurahan Palabuhanratu, Zul Sugis (57 tahun) menambahkan, kawanan lumba-lumba biasanya muncul di musim kemarau. Kendati demikian, bukan berarti tidak bisa ditemukan saat musim hujan. 

"Kalau airnya jernih, dan tidak ada hujan biasanya kawanan lumba-lumba terlihat. Yang penting cuacanya terik," tutur Zul yang juga ayahanda dari Fajar Sepdiansyah ini. 

"Biasanya muncul pagi jelang siang, atau sore hari sampai tenggelam matahari," tambahnya. 

BACA JUGA: Seekor Lumba-lumba Terdampar di Pantai Ujunggenteng Sukabumi

Selain di sekitar teluk Palabuhanratu, pemandangan kawanan lumba-lumba juga biasa terlihat di Perairan Karang Hantu. Salah satu spot wisata diving di Geopark Ciletuh Palabuhanratu. 

Zul menambahkan, keberadaan populasi lumba-lumba bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pariwisata. Pihaknya pun menyediakan paket wisatanya.

Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bertemu manajemen BRI untuk membahas mekanisme penyaluran BPUM (Bantuan Permodalan Usaha Mikro). Pemerintah daerah tak ingin proses penyaluran bantuan uang Rp 2.4 juta tersebut...

SUKABUMIUPDATE.com - Tersiarnya kabar soal salah satu pegawai Sekretariat Daerah (Setda) Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi terpapar virus corona atau Covid-19, ditanggapi Satgas Covid-19 Kabupaten Sukabumi. Koordinator Unit Teknis Medis Satgas Covid-19 Kabupaten...

SUKABUMIUPDATE.com - Uni Emirat Arab atau UEA menetapkan nama Presiden Joko Widodo sebagai nama jalan di Abu Dhabi pada 19 Oktober 2020. Peresmian Jalan Presiden Joko Widodo alias President...

SUKABUMIUPDATE.com - Kampanye tatap muka masih menjadi pilihan dan banyak dilakukan oleh para pasangan calon kepala daerah yang mengikuti kontestasi pada Pilkada Serentak 2020.  Hal itu diungkapkan Komisioner Badan Pengawas...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya