Menu

Selasa, 11 September 2018, 10:48 WIB

Tudingan Makelar Proyek di Kabupaten Sukabumi Harus Diklarifikasi

Atribut unjuk rasa bertuliskan nama Umar Sinaga. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang aktivis Edi Rizal Agusti turut berkomentar soal disebutnya nama Umar Sinaga dalam unjuk rasa oleh massa dari tiga desa yang tergabung dalam LSM Indonesia Bergerak (IBR) di Kantor Setda Kabupaten Sukabumi, Senin (10/9/2018). Edi menegaskan tudingan yang dilayangkan pengunjukrasa harus diklarifikasi.

Edi menilai tidak ada yang spesial terkait kedekatan Umar Sinaga dengan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. Hubungannya biasa-biasa saja.

"Tidak ada kedekatan khusus kok," kata Edi kepada sukabumiupdate.com.

Edi menilai, Umar Sinaga harus mengklarifikasi semua tudingan. Agar semua permasalahan yang diisukan tuntas.

"Kalau yang bersangkutan (Umar Sinaga) tidak merasa, mungkin bisa menuntut pihak pihak tersebut baik secara kekeluargaan maupun hukum," jelasnya.

 "Ya untuk klarifikasi nama baiknya, tentu saudara Umar Sinaga harus jujur," pungkasnya.

BACA JUGA: Audensi Tak Memuaskan, Massa Unjuk Rasa di Setda Kabupaten Sukabumi Membubarkan Diri

Hingga berita ini disusun, sukabumiupdate.com sudah berupaya mengklarifikasi tudingan dari IBR terhadap Umar Sinaga. Namun, Umar belum memberikan jawaban.

Diberitakan sebelumnya, massa IBR tidak hanya menyuarakan tuntutan terkait janji politik bupati. Massa juga membawa spanduk yang menyebut-nyebut nama Umar Sinaga.

Diantaranya bertuliskan 'Usir Umar Sinaga dari Sukabumi' serta 'Umar Sinaga Bagi-Bagi Proyek Pemda, ada apa Bupati dengan Umar Sinaga'.

BACA JUGA: Unjuk Rasa di Kantor Setda Kabupaten Sukabumi, Ada Spanduk Bertuliskan Umar Sinaga

Koordinator Lapangan Aksi, Habib Ahmad Yazdi R Alaydrus, mengatakan Umar adalah satu sosok yang memiliki kedekatan dengan Bupati Marwan. Ahmad mengaku sudah menerima masukan dari masyarakat, terkait dugaan jual beli proyek oleh Umar Sinaga.

"Ya, itu informasi yang disampaikan oleh masyarakat yang tergabung dalam IBR. Umar Sinaga ini disebut makelar proyek di Kabupaten Sukabumi yang direstui oleh bupati," ujarnya Ahmad.

"Saya punya tokoh yang siap bersaksi bahwa benar terjadi pembagian dan pemetaan-pemetaan di Kabupaten Sukabumi," pungkasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah, warga Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menggelar pawai taaruf, Selasa (11/9/2018). Start dan finish di pawai taaruf dilakukan di...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Rambay Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah dengan menggelar tablig akbar di halaman kantor Desa Rambay, Senin, (10/9/2018)...

SUKABUMIUPDATE. com - Semarakan tahun baru islam 1 Muharram 1440 Hijriyah, sekitar 4.500 warga Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi turun ke jalan raya, Senin (10/9/2019). Merka mengikuti pawai obor. "Peserta pawai...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga perbatasan antara Kota dan Kabupaten Sukabumi menggelar acara meriah di malam Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah, Senin (10/9/2018). Salah satu kegiatannya, menyalakan meriam bambu atau bedil...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya