Menu

10 Agu 2018, 14:49 WIB

Gara-gara Rapat, Menteri Rini Batal Kunjungi Perkebunan Pasir Badak Sukabumi

Warga di Kampung Pasir Badak, Cikakak, Kabupaten Sukabumi berkumpul menunggu kedatangan Menteri BUMN, Rini Soemarno. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Sumarno batal melaksanakan kunjungan kerja di Perkebunan Pasir Badak, Desa Cileungsing, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jumat 10 Agustus. Ia harus mengikuti rapat mendadak di Jakarta.

BACA JUGA: Di Sukabumi, Menteri BUMN Janjikan Bangun 500 Rumah untuk Pekerja PTPN VIII

Padahal warga Kampung Pasir badak, terlihat antusias menunggu kedatangan Menteri Rini. Sejak pagi, hampir setiap tempat duduk yang disediakan panitia dipenuhi warga.

Dalam jadwal sebelumnya, Menteri Rini dijadwalkan tiba di Perkebunan Pasir Badak sekitar pukul 10.00 Wib. Namun, setelah menunggu sampai pukul 11.45 WIB, jelang Salat Jumat, Ia tak kunjung datang.

Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara VIII, Bagya Mulyanto mengatakan,  Menteri Rini Soemarno tidak bisa hadir karena ada kegiatan lain yang tidak bisa dihindari.

"Tadi  dapat kabar, Bu Menteri gagal ke sini karena ada panggilan rapat mendadak di Jakarta. Jadi beliau harus segera ke Jakarta, tapi programnya kita tetap jalan," ujar Bagya Mulyanto singkat.

BACA JUGA: Kunjungi Tegalbuleud Sukabumi, Rini Soemarno Sebut BUMN Banyak Beri CSR untuk Daerah

Sementara itu camat Cikakak, Yanti Budiningsih menambahkan, sebelumnya Menteri Rini  direncanakan memberikan santunan kepada anak yatim sekaligus meninjau pembangunan proyek relokasi serta peletakan batu pertama pembangunan rumah dinas karyawan PTPN VIII Pasir badak.

"Yang kita nantikan ada kegiatan lain, oleh karena itu tidak mengurangi rasa hormat dan juga mudah-mudahan yang sudah hadir tidak kecewa. Karena santunannya tetap diberikan, yang penting kebersamaan masyarakat mulai dari pagi tadi sampai siang hari ini bisa terjalin," ujar Yanti.

Reporter : NANDI
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tidak semua pasien positif virus corona harus tinggal di rumah sakit. Dilansir dari tempo.co, mereka yang tidak memiliki gejala dan layaknya orang sehat bisa melakukan isolasi mandiri...

SUKABUMIUPDATE.com - Setengah dari populasi Indonesia diperkirakan akan terinfeksi virus corona di Indonesia jika tak kunjung diberlakukan lockdown. Dilansir dari suara.com, hingga Jumat (27/3/2020), tercatat ada 893 kasus virus corona...

SUKABUMIUPDATE.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi merilis data lonjakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) per hari ini, Sabtu (28/3/2020). Tercatat ODP yang sehari sebelumnya berjumlah 202 orang,...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penangananan Covid-19 Achmad Yurianto dianggap melontarkan kalimat kontroversial ketika memberikan keterangan pers soal perkembangan kasus corona di Indonesia. Dilansir dari suara.com, dalam pernyataan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya