Menu

Rabu, 08 Agustus 2018, 13:30 WIB

DKP3 Kota Sukabumi Minta Pedagang Tak Jual Hewan Kurban di Trotoar

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi Kardina Karsoedi. | Sumber Foto:Garis Nurbogarullah

SUKABUMIUDPATE.com - Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi Kardina Karsoedi, menghimbau pedagang hewan kurban agar tidak berjualan di trotoar jalan karena bisa mengganggu ketertiban lingkungan.

Kardina menyarankan pedagang berjualan di daerah yang membuat masyarakat dan pedagang nyaman.

"Minimal agak kedalam berjualannya seperti di Jalur Lingkar Selatan. Juga para pedagang agar selalu memperhatikan kebersihan lingkungannya," ujarnya.

BACA JUGA: Harga Sapi Kurban di Kota Sukabumi Naik Rp 2 Juta

Selain itu, pedagang diharapkan tidak menjual hewan kurban betina produktif.

"Diharapkan kepada para pedagang untuk menjual hewan kurban yang sehat dan bukan betina produktif, karena sesuai dengan anjuran pemerintah tidak diperbolehkan agar keberlangsungan populasi selanjutnya," ujar Kardina.

Menurut Kardina, DKP3 gencar mensosialisasikan dan informasikan kepada para pedagang mengenai hal tersebut.

Hewan kurban yang dijual pedagang menjelang Idul Adha. |Sumber Foto: Garis Nurbogarullah

Kardina juga mengingatkan kepada masyarakat agar selektif saat membeli hewan kurban.

Menjelang hari raya Idul Adha DKP3 Kota Sukabumi memantau sejumlah pedagang hewan kurban. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kesehatan dan layak atau tidaknya hewan kurban dijual.Pemantauan dibantu oleh 23 orang volunteer dari salah satu universitas di Kota Sukabumi. Pasalnya tim dari dinas terbatas hanya 20 orang.

Adapun hasil dari pemantauan di lapak pedagang, hewan kurban yang dijual sehat.

"Ya belum ada temuan, semua sehat dan akan terus kita pantau. Mereka juga harus menyerahkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) jadi jelas hewan dibawa dari mana serta ada keterangannya," jelasnya.

Pemantauan hewan kurban ini rencananya akan dilakukan empat kali putaran dan dibagi menjadi dua kali putaran.

"Pemantauan kesatu dan kedua untuk melihat antemortem yaitu pemeriksaan keseluruhan fisik luar hewan sebelum dilakukan pemotongan, layak atau tidak hewan kurban di jual belikan dan di kurbankan," ujar Kardina.

Kemudian pemantauan dua kegiatan atau dua putaran lagi, kata Kardina untuk melihat posmortemnya yaitu pemeriksaan bagian dalam hewan sesudah pemotongan yang akan dilaksanakan di hari lebaran sampai hari ketiga lebaran.

BACA JUGA: Jelang Idul Adha, DKP3 Kota Sukabumi Pantau Ketersediaan Hewan Kurban

"Nanti kita lihat tatacara pemotongan, sarana pemotongan, pemeriksaan organ dalam tubuh hewan kurban termasuk tata cara pendistribusiannya," ucapnya.

Selain itu DKP3 juga melatih hampir semua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Kota Sukabumi.

"Pelatihan ini agar bisa membantu kami sehingga pelaksanakan kurban nanti berjalan dengan baik," terangnya.

Reporter : GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dua pekan menjelang perayaan Idul Adha sejumlah harga bahan pokok di Pasar Semi Modern Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi masih normal. Hal itu diungkapkan pencatat harga pada Unit Pelaksana Teknis Daerah...

SUKABUMIUPDATE.com - Debit air pada Bak penampungan air bersih atau reser dengan kapasitas 200 kubik milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Jaya Mandiri  Cabang Jampangkulon Kabupaten Sukabumi...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 37 warga di wilayah kerja Puskesmas Buniwangi mendapatkan pelayanan kesehatan berupa pemasangan implant dan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA tes), pelayanan tersebut merupakan kegiatan Bakti...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya