Menu

08 Agu 2018, 12:33 WIB

64 Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor Terjaring Razia di Kota Sukabumi

Pengendara yang terjaring razia pajak kendaraan bermotor, Rabu (8/8/2018). | Sumber Foto:Herlan Heryadie

SUKABUMIUPDATE.com - Petugas gabungan Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Kota Sukabumi, Satuan Lalulintas Polres Sukabumi Kota, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, serta Sub Denpom Kota Sukabumi menggelar razia kendaraan bermotor yang menunggak pajak, Rabu (8/8/2018).

Razia digelar di Simpang NBS Jalan Siliwangi-Jalan RE Martadinata, Kota Sukabumi, dimulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.

BACA JUGA: Razia Anti Teror di Jalur Utara Sukabumi, Ini yang Didapat Polisi!

Kasi Pajak P3D Kota Sukabumi, Rendy Supriatna mengungkapkan, target razia kali ini adalah para penunggak pajak kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Ia menyebut, dalam satu tahun, pihaknya menggelar razia serupa sebanyak empat kali hitungannya per tiga bulan. Razia kali ini, masuk dalam triwulan ketiga.

"Sekarang yang terjaring ada 64 kendaraan, eks rupiahnya sekitar Rp 40 jutaan. Kalau razia kemarin, kita menjaring 91 kendaraan, eks rupiahnya sekitar Rp 49 jutaan. Cenderung menurun, karena kesadaran masyarakat Kota Sukabumi dalam membayar pajak kendaraan sudah membaik. Artinya sudah cukup sadar memenuhi kewajibannya sebagai warga negara yang baik," kata Rendy kepada sukabumiupdate.com.

Pantauan di lapangan, petugas P3D menyiapkan kendaraan samsat keliling yang akan langsung melakukan proses pembayaran pajak kepada pengendara yang menunggak. Pasalnya, petugas memberlakukan penindakan langsung di tempat. Namun, jika pengendara kedapatan tidak memiliki SIM, STNK mati, atau bentuk pelanggaran lalulintas lainnya, maka ditindak langsung dengan penilangan oleh petugas kepolisian.

"Harapan kami, kedepan wajib pajak masyarakat Kota Sukabumi bisa semakin sadar untuk membayar pajak kendaraan bermotor, tepat waktu dalam pembayaran, sehingga saat kita menggelar razia semacam ini, semakin sedikit yang kita tindak. Dengan demikian, kesadaran masyarakat semakin meningkat," pungkas Rendy.

Reporter : HERLAN HERYADIE
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menghukum inkumben yang menggunakan program penanganan pandemi Covid-19 untuk pencitraan...

SUKABUMIUPDATE.com - Menu makanan dan minuman di Grand Inna Samudra Beach Hotel (GISBH) Palabuhanratu selalu ada yang baru. Untuk minuman, Samudra Lounge & Karaoke Terrace menyajikan Es Kopi Gula aren.  Es...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Desa Bojongjengkol menanggapi permasalahan Rumah Tidak Layak Huni atau Rutilahu dan dugaan pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) milik janda di Kampung Segel RT...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, melaporkan penambahan kasus Covid-19 atau pasien terkonfirmasi positif Corona sebanyak 1.671 orang pada hari ini, 11 Juli 2020. "Sehingga total...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya