Menu

Rabu, 11 April 2018, 20:13 WIB

Tampil di TV, Ariyanto Pemuda Asal Palabuhanratu Minta Maaf ke Presiden

Ariyanto (19 tahun) warga Kampung Nagrog, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu saat tampil dalam acara Hitam Putih di Trans 7. | Sumber Foto:M Syahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com - Ariyanto (19 tahun) warga Kampung Nagrog, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu tampil dalam acara Hitam Putih di Trans 7, Rabu (11/4/2018) malam.

Ariyanto menjadi tamu dalam acara tersebut karena aksinya mengejar Presiden Jokowi saat mengendarai motor choppernya di Jalan Palabuhanratu, Minggu (8/4/2018) lalu.

BACA JUGA:  Viral di Medsos, Nih Dia Pemuda yang Kejar Jokowi di Palabuhanratu

Ariyanto yang menggunakan kaos bertuliskan #Jokowi Momotoran, nampak tegang tampil di depan kamera apalagi acara tersebut disiarkan secara live.

Dia menyampaikan aksinya mengejar Presiden karena ngefans dan ingin memeluk serta bersalaman. Dan ingin sekali bertemu dengan presiden.

Selain itu, dia menyampaikan maaf kepada Jokowi karena khawatir tindakannya mengagetkan.

BACA JUGA: Ini Gaya Ariyanto Si Pemuda Nekat Asal Palabuhanratu di Istana Presiden

"Kalau ada kesalahan tingkah saya itu minta maaf pak Presiden," singkatnya.

Dalam acara tersebut, Deddy Corbuzier meminta Ariyanto memperagakan kembali gerakan saat mengejar presiden. Pemuda ini mau melakukannya dan mengundang gelak tawa penonton.

Reporter : M SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERKAIT

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), Hariyanto menyampaikan apresiasi diterbitkannya Aplikasi Safe Travel oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). BACA JUGA: Badai Terjang Palabuhanratu, Warga Berlarian Selamatkan Diri Aplikasi yang dikembangkan...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepolisian RI saat ini sedang merancang konstruksi hukum untuk menjerat penjual miras oplosan. Para penjual miras ilegal itu diancam hukuman penjara seumur hidup hingga hukuman mati. "Akan kami jerat dengan...

SUKABUMIUPDATE.com - Dua pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Jona Arizona-Hanafie Zain (Ijabah) dan Dedi R Wijaya-Hikmat Nuristawan (Dermawan) kembali mengajukan perubahan jadwal rapat umum...

SUKABUMIUPDATE.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi masih menemukan alat peraga kampanye (APK) setiap calon yang tidak sesuai dengan desain KPU Kota Sukabumi. "Kami masih menemukan APK para calon...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved