Menu

Selasa, 10 April 2018, 18:52 WIB

Gadis Asal Ciemas Sukabumi Tulis Surat Minta Maaf Sebelum Gantung Diri

Risma Apriani semasa hidup. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com -  Resmi Apriani, gadis yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri sempat menuliskan surat dengan judul untuk mamah dan bapak. Didalam surat tersebut, korban minta maaf karena merasa menyusahkan dan membuat repot orangtuanya. 

Selain itu, dalam surat yang ditemukan di kamar korban ini, korban menyatakan sebentar lagi akan berusia 18 tahun. Adapun tanggal lahir korban yaitu 20 April mendatang.

BACA JUGA:  Penyakit Tak Sembuh, Seorang Gadis di Ciemas Sukabumi Gantung Diri

Korban gantung diri dengan kerudung di kamar mandi rumahnya di Kampung Cimaja RT 01/06 Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (10/4/2018).

Pada saat itu, kondisi rumah sedang sepi karena ayahnya Sutar (45 tahun) sedang berada di sawah. Jasad korban ditemukan pertama kali oleh ibunya Ela (38 tahun) sepulang membeli ikan yang tak jauh dari rumahnya sekitar pukul 10.00 WIB.

Sutar mengungkapkan, Apriani, anaknya sudah satu tahun menderita sakit paru paru dan menjalani pengobatan jalan selama enam bulan. Penyakitnya dianggap sudah sembuh, namun pada Senin (9/4/2018) malam kambuh kembali hingga batuk berdarah.

Sutar tidak menduga, anaknya mengakhiri hidupnya menjelang 10 hari ulang tahunnya.

"Kami sangat terharu mendengar surat pesan terakhir yang dibacakan sama pihak kepolisian." pungkasnya.

BACA JUGA: Satu Nyawa Kembali Melayang, Tujuh Tewas Akibat Miras Oplosan Palabuhanratu

Sementara itu, tetangga rumah, Jaludin (38 tahun) mengatakan korban merupakan anak penurut dan baik. Selama ini korban memang mengidap penyakit namun sudah dianggap sembuh.

"Kejadian pada saat ibunya beli ikan pindang jarak jalan ke rumah paling 100 meter, paling 15 menit kembali ke rumah. Dicari (korban) tidak ada. Ketahuan sudah ada di kamar mandi," jelasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERKAIT

SUKABUMIUPDATE.com - Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan kasus sopir Go Car, Sahroni (29 tahun) yang ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di sungai Cibatu, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi,...

SUKABUMIUPDATE.com - Jenazah Sahroni (29 tahun) langsung dibawa pihak keluarga dari RSUD Sekarwangi Cibadak ke kampung halamannya, Kampung Pasirluhur RT 09/03, Desa Cempaka, Kecamatan Cirinten, Kabupaten, Banten, Senin (9/4/2018)...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved