Menu

Selasa, 20 Pebruari 2018, 17:30 WIB

Tega Banget ! Balita Ditelantarkan di Sawah, Kapolres Sukabumi Minta Orangtua Sadar

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Chondro saat melongok Putri. | Sumber Foto:Diana Novita Hidayat

SUKABUMIUPDATE.com - Pihak kepolisian masih mendalami kasus penelantaran anak di sebuah sawah di Kampung Benteng Kidul, RT 01/01 Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jumat (16/2/2018) lalu.

"Kami terus mengumpulkan informasi, intinya kami sudah menerima informasi namum masih harus dilakukan pendalaman,"kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Chondro kepada sukabumiupdate.com, Selasa (20/2/2018).

BACA JUGA: Tega, Bocah Perempuan Ditinggal di Cibadak Kabupaten Sukabumi

Balita yang dipanggilan Puput itu berusia sekitar dua atau tiga tahun. Dia kini berada di Panti Asuhan Muslimin Sukmawinata, Jalan Jenderal Sudirman Kota Sukabumi.

Susatyo menuturkan, kondisi Puput semakin membaik dibanding sebelumnya dan sudah bisa berinteraksi dengan lainya.

"Kami berharap orangtua yang menelantarkan sadar dan berniat mengambil anaknya kembali jika tidak pihaknya akan memproses secara hukum," ujarnya.

Susatyo menegaskan tak ada alasan untuk menelantarkan anak termasuk alasan ekonomi.

BACA JUGA: Polsek Cisaat Temukan Anak Perempuan Terlantar di Cibatu Kabupaten Sukabumi

"Jika orang tua yang merasa tidak mampu maka ada cara-cara tertentu. Jangan sampai menelantarkannya ini pelajaran bagi masyarakat supaya lebih peduli pada anak," jelasnya.

Sementara itu, Ai (40 tahun) mengatakan saat ditemukan, Puput dalam kondisi sangat lemah dan menangis tak berhenti. Tanpa pikir panjang

langsung mendekap anak tersebut sambil mencari ibunya dikhawatirkan ada disekitar tempat itu.

Ai sempat mengira ibu Puput jatuh disana tapi tak ada seorang pun ditempat tersebut. Setelah itu, Puput dibawa keliling kampung dengan harapan ada warga yang kenal tapi ternyata tak ada.

BACA JUGA: Difasilitasi Polisi, Anak Perempuan Terlantar di Cibatu Kabupaten Sukabumi Dijemput Nenek

"Saya bawa keliling kampung tapi enggak ada yang kenal karena takut disalahin saya lapor saja sama pak RW. Itu anak saya kasih saja panggilan Putri kalau panggilanya Puput, saya

mandiin dulu biar bersih, bajunya juga saya ganti sebelum diserahkan ke pak RW," singkatnya.

Reporter : DIANA NOVITA HIDAYAT
Redaktur : ANDRI. S
Sumber : Diana Novita Hidayat
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERKAIT

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Rikwanto mengatakan pengungkapan kasus pesta seks The Wild One tak terkait dengan prostitusi gay. Menurut Rikwanto, polisi...

SUKABUMIUPDATE.com - Pasca penggerebekan tempat latihan kebugaran The Wild One di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kapolres Jakarta Utara Komisaris Besari (KOMBES) Dwiyono akan segera berkordinasi dengan Wali Kota Jakarta...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved