Menu

05 Peb 2018, 17:16 WIB

Buruh: Mitra PT Semen Jawa Sukabumi Akui Langgar Aturan

Ratusan buruh yang tergabung dalam F-Hukatan SBSI menggelar aksi demo di depan PT Lina Jaya Persada. | Sumber Foto:Saepul Ramdani

SUKABUMIUPDATE.com - Aksi unjuk rasa ratusan buruh PT Lina Jaya Persada berlanjut ke tahap mediasi. Perwakilan pihak perusahaan mitra PT Semen Jawa Sukabumi itu disebut mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

Hal tersebut diungkapkan Nendar Priatna, Ketua Federasi Kehutanan, Industri Umum, Perkayuan, Pertanian, dan Perkebunan (F-Hukatan) Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Sukabumi. Ia merupakan salah satu perwakilan buruh yang ikut mediasi.

BACA JUGA: Mitra Perusahaan PT Semen Jawa Sukabumi Didemo Ratusan Buruh, Ini Penyebabnya

"Akhirnya dari hasil mediasi barusan pihak PT Lina Jaya Persada mengakui pelanggarannya," ujar Nendar kepada sukabumiupdate,com usai mediasi, Senin (5/2/2018).

Pelanggaran tersebut, lanjut Nendar, berkaitan dengan penyediaan alat pelindung diri (APD) yang dibebankan kepada buruh. Kemudian, pengekangan terhadap buruh untuk berserikat.

BACA JUGA: Didemo Warga, Kadis PESDM Kabupaten Sukabumi Ungkap Alasan Penutupan Tambang Pasir Cimangkok

"Pihak manajemen akan merevisinya, dan meminta maaf terhadap sistem kerja 24 jam," kata Nendar.

Pihak perusahaan juga mengakui kesalahan terkait tidak diikutsertakan para buruh dalam BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Para buruh baru akan diikut sertakan dalam program BPJS setelah tiga tahun bekerja.

Sementara itu, perwakilan pihak PT Lina Jaya Perkasa cenderung irit komentar.

BACA JUGA: Tak Terima Dana Hibah, 70 Kader Posyandu Kelurahan Cicurug Gelar Aksi Demo

"Kami berusaha normatif saja, intinya kami akan lebih baik lagi untuk kedepannya," ujarnya.

Usai mediasi dengan PT Lina Jaya Persada, para buruh melakukan mediasi dengan perwakilan PT Siam Cement Group (SCG). Hingga berita ini disusun, mediasi tersebut masih berlangsung.

Reporter : SAEPUL RAMDANI/Kontributor
Redaktur : MULVI MN
Sumber : Saepul Ramdani
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak informasi beredar menyatakan bahwa virus penyebab COVID-19 sengaja dibuat atau produk rekayasa laboratorium. Dilansir dari tempo.co, hasil studi yang hasilnya telah dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine...

SUKABUMIUPDATE.com - Disinfektan menjadi salah satu bahan kimia yang penting buat masyarakat saat wabah virus corona sebab kandungan alkohol dan klorinnya dipercaya bisa membunuh mikroorganisme yang menempel pada barang-barang...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi mulai kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram atau biasa dijuluki "Si Melon". Informasi yang dihimpun, kelangkaan terjadi sejak empat hari...

SUKABUMIUPDATE.com - Hari pertama pelaksanaan isolasi lokal di Kabupaten Cianjur, Senin (30/3/2020), Pemkab Cianjur baru menutup akses masuk dari luar kota melalui Jalur Puncak. Rombongan pemudik asal Jakarta pun dihentikan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya