Menu

27 Jan 2018, 18:25 WIB

Korban Gempa di Cibadak Sukabumi Bakal Dibantu Relawan

Aksi galang dana untuk korban bencana gempa di Jalan Surya Kencana Cibadak, Sabtu (27/1/2018). | Sumber Foto:Suhendi

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 362 unit rumah di Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, dilaporkan rusak usai diguncang gempa Banten, Selasa (23/1/2018) lalu.

Kerusakan terdiri dari delapan rumah rusak berat,  59 rusak sedang dan 295 lainnya rusak ringan. Data tersebut merupakan dari laporan BPBD Kabupaten Sukabumi .

"Kami menerima laporan kerusakan dari delapan desa dan satu kelurahan di Kecamatan Cibadak, " ujar Camat Cibadak Heri Soekarno saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, melalui sambungan telepon, Sabtu (27/1/2018).

BACA JUGA: Bantu Korban Gempa, Warga Kelurahan Cibadak Sukabumi Gelar Aksi Galang Bantuan

Lebih lanjut ia menjelaskan, dampak dari gempa Lebak Banten mengundang reaksi masyarakat yang berjiwa sosial, seperti penggalangan dana yang dilakukan oleh warga Kelurahan Cibadak.

"Saya sangat mengapreasi kepada warga melakukan penggalang dana, dan kabarnya nanti senin ada relawan yang mau membantu merehab rumah yang rusak berat, dari salah satu perusahaan yang ada di Cibadak," pungkasnya.

Reporter : SAEPUL RAMDANI/Kontributor
Redaktur : ANDRI. S
Sumber : Suhendi
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Wacana penerapan konsep New Normal semakin menguat. Bahkan beberapa perusahaan sudah membuat aturan dan rencana kapan karyawannya kembali bekerja dengan menerapkan protokol kesehatan. Melansir dari suara.com, Dokter Spesialis...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya dalam memutus penyebaran pandemi Covid-19 atau virus Corona. Salah satunya, yakni larangan memarkirkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat di area...

SUKABUMIUPDATE.com - Epidemiolog Pandu Riono meragukan protokol Covid-19 di kantor yang dibuat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bakal dipatuhi. Dilansir dari tempo.co, ia berpatokan pada rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang tenaga kesehatan (nakes) Kota Sukabumi berinisial A, harus menelan pil pahit saat dirinya dinyatakan sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi di RSUD R Syamsudin...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya