Menu

15 Jan 2018, 20:54 WIB

Bentuk Tim Zona Integritas, Strategi Jitu Pemkab Sukabumi Gerakan Roda Pemerintahan

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri tengah menggelar rapat pembentukan Tim Zona Integritas. | Sumber Foto:Subbag Humas Pemkab Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Sukabumi membentuk Tim Zona Integritas penyelenggaraan pemerintahan daerah di Aula Setda kabupaten Sukabumi, Senin (15/1/2018).

Hal tersebut dilakukan guna terciptanya pemerintahan yang bersih dan bebas Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) serta meningkatkan pelayanan publik.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri menuturkan kegiatan ini dalam rangka mengakselerasi pencapaian sasaran hasil peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi pemerintahan. Terutama di lingkungan Setda.

“Organisasi kami harus menjadi contoh rule model dalam menggerakan roda pemerintahan dengan sistem Good Governance dan Clean government di kabupaten Sukabumi, “jelasnya.

Ada tiga, kata Iyos, yang menjadi faktor utama terciptanya pemerintahan yang baik. Diantaranya peningkatan kapasitas, akuntabilitas, pelayanan publik, serta bersih dari KKN.

“Ini berdasarkan Peraturan Menteri PAN dan RB No. 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan melayani di lingkungan instansi pemerintah,” bebernya.

Apalagi, sambung Iyos, kantor Setda merupakan jantung dan otak penggerak utama dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Sukabumi.

Terlebih akan dijadikan rule model oleh perangkat daerah lainnya.

“Untuk itu, kami harus menjadi rule model roda pemerintahan dengan sistem Good Governance dan Clean government,“tandasnya.

Ia berharap dengan pelaksanaan Zona Integritas ini, jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Karena untuk meyakinkan pencapaian visi dan misi Kabupaten Sukabumi yang religius mandiri, diperlukan birokrat yang memiliki integritas dan diawali dengan menciptakan internal birokrat yang lebih baik,” pungkasnya.

Redaktur : ANDRI. S
Sumber : Subbag Humas Pemkab Sukabumi
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Beberapa waktu lalu, sempat beredar kabar bahwa obat antivirus HIV bisa digunakan untuk pasien Covid-19. Dilansir dari suara.com, hal ini membuat masyarakat mencari tahu lebih dalam tentang...

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Kang Emil kembali menjalani tes swab Covid-19 untuk ketiga kalinya. Dilansir dari suara.com, hal tersebut dilakukan seusai mengetahui kabar almarhum Kepala Dinas...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketimpangan kepemilikan, penguasaan maupun pengelolaan lahan sudah sejak lama menjadi permasalahan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sukabumi. Ketimpangan tersebut tidak hanya menciptakan kesenjangan kesejahteraan, namun menimbulkan konflik...

SUKABUMIUPDATE.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran bedah rumah Rp 243,28 miliar untuk 13.902 unit rumah tidak layak huni di Provinsi Jawa Barat. "Kami siap melaksanakan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya