Menu

Jumat, 24 November 2017, 22:53 WIB

Keterbatasan Bukan Halangan Bagi Pengamen Ini Bertahan Hidup di Kota Sukabumi

Keseharian Sony mengamen di lampu merah Stasiun Timur, Kota Sukabumi. | Sumber Foto:M Syahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com – Ketika melintas di Jalan Jendral Ahmad Yani, tepatnya di stopan lampu merah Stasiun Timur, depan salah satu toko di Kota Sukabumi, Jawa Barat, ada seorang pemuda yang sepertinya mengidap gangguan mental.

Namun, bukan berarti keterbatasannya tersebut melunturkan semangatnya untuk bertahan hidup.

BACA JUGA: 10 Orang Gila Legendaris di Sukabumi

Sebutnya saja, Sony (32 tahun) yang tinggal di Warudoyong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi ini berusaha mencari uang dengan cara mengamen.

Walaupun ia tidak seperti orang normal lainnya, tetapi semangatnya untuk berjuang hidup, jangan diragukan.

"Dari pagi sampai sore, dia ngamen di sini," tutur Yahya Yudin (16 tahun), teman Sony, kepada sukabumiupdate.com, Jumat (24/11/2017).

Sekilas terlihat seperti mengganggu, karena Sony mengamen tidak menggunakan gitar, atau alat musik lainnya, terkadang sering diusir atau diberi klakson.

BACA JUGA: Satpol PP Kota Sukabumi Razia Pengamen, Eh Malah Temukan Ratusan Obat Terlarang di Taman Urang

"Gitu saja, goyang-goyangin kepala, tepuk-tepuk tangan gak jelas," ujar Yahya yang biasa mengamen di lampu merah, dan juga tercatat sebagai salah satu siswa SMK di Kota Sukabumi ini.

Saat turun hujan deras pun bukan halangan bagi Sony untuk berhenti mengamen, ia tetap melakukan aktivitasnya tersebut dengan mendatangi setiap kendaraan yang mendekat.

Reporter : M SYAHRUL HIMAWAN/Kontributor
Redaktur : RUDI RUSMANA
Sumber : M Syahrul Himawan
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.
    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved