Menu

13 Mei 2017, 15:59 WIB

Warga Cikole Kota Sukabumi, Ancam Laporkan JNE ke BPSK

Kantor jasa titipan kilat JNE di Jalan Taman Bahagia, Nyomplong, Kecamatan Warudoyong. | Sumber Foto:Garis Nurbogarullah

SUKABUMIUPDATE.com - Berulangkali mengalami keterlambatan kiriman barang, Adinda Maulana (28) warga Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, mengancam akan melaporkan jasa titipan kilat Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang berlokasi di Jalan Taman Bahagia, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK).

"Ini bukan pertama kali saya komplain ke pihak JNE terkait keterlambatan paket barang dan berbagai alasan yang mereka utarakan, barang ini penting untuk saya pergunakan meskipun menggunakan paket pengiriman satu hari, tetap saja telat," keluh Adinda sukabumiupdate.com, Sabtu (13/5).

BACA JUGA:

Sepanjang 2016 BPSK Kota Sukabumi Tangani 24 Pengaduan

Honor Belum Turun, Lima Bulan Anggota BPSK Kota Sukabumi Kerja Sosial

Developer SBP Grup, Dua Kali Digugat Penghuni ke BPSK Kabupaten Sukabumi

Setiap kali dimintai penjelasan keterlambatan, tambah Adinda, ada saja alasan dari pihak JNE. "Bahkan ibu teman saya, juga beberapa kali mengalami hal sama. Seharusnya profesional dong, jangan seperti ini terus. Apalagi kalau memakai jasa paling cepat ternyata tidak, kita jadi rugi karena sama saja dengan pakai paket biasa," katanya.

Sementara itu HRD JNE Panji Triwahyudi saat dikonfirmasi menjelaskan, jika ada konsumen yang komplain, biasanya dilihat terlebih dulu kronologis dan datanya. "Biasanya dengan data tersebut, kita langsung kroscek penyebabnya seperti apa untuk kita tangani secepat mungkin," pungkasnya.

Reporter : GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur : HERRY FEBRIANTO
Sumber : Garis Nurbogarullah
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang sopir taksi online bernama Juna Lismi nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena tak sanggup membayar cicilan kendaraannya. Dilansir dari tempo.co, menurut keterangan orang terdekatnya, korban...

SUKABUMIUPDATE.com - Dalam menghadapi pandemi virus corona alias Covid-19, orang tua atau orang dewasa di sekitar anak harus memastikan anak-anak tetap terlindungi. Dilansir dari tempo.co, anak-anak rentan mengalami perlakuan...

SUKABUMIUPDATE.com - Imbauan isolasi diri atau jaga jarak fisik dikeluarkan pemerintah di masa pandemi virus corona ini. Dilansir dari tempo.co, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan,...

  SUKABUMIUPDATE.com - Wartawan masih terus bekerja melakukan peliputan di tengah penyebaran wabah Corona atau Covid-19. Bahkan saat ini, wartawan sering masuk keluar rumah sakit untuk mendapatkan berita tentang penanganan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya