Menu

02 Mar 2017, 19:30 WIB

Pemkot Sukabumi Akan Terbitkan Perda Bahasa Sunda

Ceu Popon ajak masyarakat Kota Sukabumi pelihara bahasa daerah | Sumber Foto:Garis Nurbogarullah

SUKABUMIUPDATE.com - Guna mendorong penggunaan bahasa Sunda dalam aktivitas sehari-hari, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi akan terbitkan payung hukum untuk memperkuat amanat Undang-undang (UU) Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Sesuai amanat UU tersebut, jelas Wali Kota Sukabumi M. Muraz, kepala daerah berkewajiban mengembangkan bahasa daerah. Kendati demikian, ia mengatakan perlu kajian dan mempelajari isi UU itu.

“Kalau memang diperlukan payung hukum, maka akan kami usulkan pembuatan peraturan daerah (Perda)-nya,” terang M. Muraz, usai menghadiri pengukuhan pengurus Paguyuban Pasundan, di Pusat Kajian Islam, Jl Veteran II, Kota Sukabumi, Kamis (2/3).

Muraz mengatakan, sepakat bahwa Bahasa Sunda khususnya di Kota Sukabumi harus terus diperkuat. Dari itu, sebut dia, secara formal bahasa daerah sudah merupakan kewajiban yang harus masuk kurikulum sekolah berbasis muatan lokal.

“Hal itu agar Bahasa Sunda tidak hilang khususnya di Kota Sukabumi. Dan memang Bahasa Sunda sudah pasti digunakan sebagai sehari-hari di lingkungan keluarga,” papar dia.

BACA JUGA:

Berikut 27 Nama dan Jabatan Eselon II Pemkot Sukabumi yang Dilantik

14 Tahun Menunggu, Pemkot Sukabumi Akhirnya Sabet WTN Paripurna

Satu Level di Bawah Kota Bandung, Pemkot Sukabumi Raih SAKIP dengan Predikat BB

Sementara Penasihat Paguyuban Pasundan Popong Otje Djundjunan yang juga anggota Komisi X DPR-RI mengatakan semakin berkurangnya penggunaan Bahasa Sunda di kalangan anak-anak dan remaja di Jawa Barat, bukan semata-mata kesalahan mereka. Tapi peranan orang tua sangat mempengaruhi.

"Jika penggunaan bahasa ibu dibiasakan sejak kecil, maka akan terbiasa hingga dewasa. Selain itu, sistem pendidikan juga harus berkontribusi terhadap penggunaan bahasa daerah," kata wanita yang lebih dikenal dengan panggilan Ceu Popon ini yang menyempatkan diri hadir di pengukuhan pengurus Paguyuban Pasundan Kota Sukabumi.

Reporter : GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur : RONY M SAMOSIR
Sumber : Garis Nurbogarullah
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Wacana penerapan konsep New Normal semakin menguat. Bahkan beberapa perusahaan sudah membuat aturan dan rencana kapan karyawannya kembali bekerja dengan menerapkan protokol kesehatan. Melansir dari suara.com, Dokter Spesialis...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya dalam memutus penyebaran pandemi Covid-19 atau virus Corona. Salah satunya, yakni larangan memarkirkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat di area...

SUKABUMIUPDATE.com - Epidemiolog Pandu Riono meragukan protokol Covid-19 di kantor yang dibuat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bakal dipatuhi. Dilansir dari tempo.co, ia berpatokan pada rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang tenaga kesehatan (nakes) Kota Sukabumi berinisial A, harus menelan pil pahit saat dirinya dinyatakan sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi di RSUD R Syamsudin...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya