//
Menu

20 Peb 2017, 03:18 WIB

Wakil Wali Kota Sukabumi: Pemimpin Tidak Bisa Lahir Begitu Saja

Fahmi di acara Largalang Pramuka 13, Tingkat SMP dan MTs Tahun 2017. | Sumber Foto:Garis Nurbogarullah

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menandaskan, kepemimpinan tidak bisa lahir begitu saja, serta tidak mungkin seseorang bisa langsung menjadi seorang pemimpin. Menjadi pemimpin itu, menurutnya, karena sejak awal sudah dibentuk, dipola, dan dididik, termasuk dalam menyiapkan diri untuk menjadi seorang pemimpin.

Salah satu pola dan pendidikan menjadi pemimpin, menurut Fahmi, melalui Gerakan Pramuka. Hal ini ditegaskannya di hadapan ratusan peserta Largalang (Lomba Antar Regu Penggalang) Pramuka 13, Tingkat SMP dan MTs Tahun 2017, se-Jawa Barat dan Banten di di Pondok Pesantren (Ponpes) Terpadu Hayatan Thoyyibah, Jalan Karamat, Kota Sukabumi, Sabtu (18/2) akhir pekan kemarin.

Fahmi menambahkan kegiatan Largalang merupakan salah satu bentuk dan upaya menunjukan kemampuan dan keahlian Pramuka, bukan hanya hard skill atau keterampilan teknis, tetapi juga soft skills atau kecerdasan emosional.

BACA JUGA:

Fahmi Dukung Kota Sukabumi Gelar Seren Taun

Achmad Fahmi: Jangan Cabut Subsidi Listrik PLN 900 VA Warga Tidak Mampu

Fahmi: Ponpes di Sukabumi Bisa Dongkrak Pendidikan dan Budaya ke Mancanegara

“Sifat kepribadian, ketrampilan sosial, komunikasi, berbahasa, kebiasaan pribadi, keramahan dan optimisme seseorang dalam berhubungan dengan orang lain. Kegiatan ini juga dalam rangka memantapkan diri untuk menjadi pemimpin masa depan. Pemimpin penyebar kebaikan dan kemanfaatan serta mampu menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat,” jelasnya.

Untuk itu, Fahmi mengapresiasi Ponpes Terpadu Hayatan Thoyyibah yang rutin melaksanakan Largalang Pramuka tersebut. Selain itu, ia juga mengharapkan, melalui kegiatan ini dapat melahirkan pemimpin-pemimpin muda masa depan bangsa yang lebih baik lagi.

“Pramuka merupakan gerakan yang terbaik di tanah air. Dijelaskannya, Largalang hadir bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan, akan tetapi yang lebih penting dapat menjalin silaturahim antarpeserta, antarregu dan antarsekolah, sehingga dapat terjalin rasa kekerabatan dan kekeluargaan yang lebih baik dan solid lagi,” pungkasnya.

Reporter : GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur : FIT NW
Sumber : Garis Nurbogarullah
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Keterbatasan fisik tidak menghalangi Rinta Cahyani (13 tahun) untuk mewujudkan cita-citanya menjadi seorang guru ngaji. Rinta mengalami kelainan sejak lahir pada matanya, namun ia tidak pernah mengeluhkan...

Oleh: dindasifa26@gmail.com – Netizen  Selamat Hari Guru Nasional (HGN) 2020. Semenjak pandemi Covid-19 meruak di Indonesia, semua aktivitas yang mengharuskan untuk berkerumun atau berkumpul dikurangi, bahkan dihentikan. Termasuk Kegiatan Belajar...

SUKABUMIUPDATE.com - Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sukabumi secara kelembagaan menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf atas beredarnya video yang salah satunya menyebut LSM dan Media mengobok-ngobok kepala...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya