Light Dark

Kota Sukabumi Kembali Tutup Ruang Publik Non Ekonomi, Ini Daftarnya!

Pemerintahan | 27 Nov 2020, 11:29 WIB

Kota Sukabumi Kembali Tutup Ruang Publik Non Ekonomi, Ini Daftarnya!

Pemerintahan | 27 Nov 2020, 11:29 WIB
Taman Kota Lapang Merdeka Sukabumi. | Sukabumiupdate.com/Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah tempat di kota sukabumi untuk sementara waktu ini ditutup dari berbagai kegiatan masyarakat. Hal itu dilakukan demi mencegah terjadinya kerumunan yang disebabkan oleh aktivitas warga.

Beberapa tempat itu antara lain Car Free Day di Jalan R Syamsudin SH, Lapang Merdeka kota sukabumi, Alun-alun kota sukabumi, dan di kawasan Santa Sea (dan sekitarnya).

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan, kebijakan itu dilakukan menyusul kasus Covid-19 di Kota Sukabumi yang semakin meningkat.

"Sehingga Forkopimda memutuskan untuk menutup beberapa lokasi area publik non ekonomi yang berpotensi menimbulkan orang berkerumun dalam rangka mencegah penularan Covid-19," kata Sumarni kepada sukabumiupdate.com, Jumat (27/11/2020).

BACA JUGA: Car Free Day Kota Sukabumi Kembali Dibuka Bahkan Diperluas, Apa Alasannya?

Sumarni tidak merinci mulai dan sampai kapan penutupan sementara itu dilakukan. "Seringkali masyarakat yang beraktivitas di tempat olahraga banyak yang duduk-duduk berkerumun dan tanpa masker, sehingga dikhawatirkan akan menjadi sarana penyebaran Covid-19," jelas Sumarni.

Sementara itu, Satuan Tugas Percepatan Penanganan (STPP) Covid-19 Kota Sukabumi pada Kamis (26/11/2020) kemarin mencatat total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Sukabumi berjumlah 898 kasus. Rinciannya, 244 pasien masih dalam masa isolasi, 19 orang meninggal dunia, dan 635 lainnya telah dinyatakan sembuh.

Tingkat kesembuhan di Kota Sukabumi sendiri mencapai 70,7 persen dan tingkat kematian berada di angka 2,1 persen dari total kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Ingat pesan ibu:

Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Image

Koko Muhamad

Redaktur