Menu

17 Sep 2020, 16:47 WIB

Guru Honorer Kumpul di Cisaat Sukabumi, Dengarkan Aspirasinya!

Rakerda Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Koordinator Daerah (Korda) Kabupaten Sukabumi, bertempat di Gedung Disen Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (17/9/2020). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Ratusan guru honorer yang tergabung dalam Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Koordinator Daerah (Korda) Kabupaten Sukabumi, melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Gedung Disen Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (17/9/2020).

Dalam Rakerda tersebut, sejumlah aspirasi dari kalangan guru honorer disampaikan kepada pemerintah. Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara, dan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, serta beberapa pihak lainnya.

Koordinator FPHI Korda Sukabumi, Kris Dwi Purnomo mengatakan, pembahasan utama dalam Rakerda kali ini adalah terkait masa depan dan kesejahteraan guru honorer di Sukabumi.

"Yang pertama adalah tentang Peraturan Menteri Pendidikan yang memperbolehkan guru honorer digaji 50 persen dari dana BOS. Termasuk juga soal Perbup Nomor 55 Tahun 2020," kata Kris kepada sukabumiupdate.com.

BACA JUGA: Tunggu Subsidi Upah Cair, 4.626 Guru Honorer di Sukabumi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

"Hasil rapat ini nanti akan dibuatkan draft dan akan diusulkan ke Dinas Pendidikan dan BKPSDM, kemudian ke DPRD," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut hadir perwakilan guru honorer dari 47 kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, salah seorang guru yang mengajar di SDN 1 Cibatu Kecamatan Cisaat, Muhamad Ihsan Septian (24 Tahun) mengungkapkan, pelaksanaan peraturan kementerian belum terasa secara optimal di Kabupaten Sukabumi.

"Melalui forum ini, guru honorer ingin menekankan supaya ada sebuah sanksi bagi sekolah yang tidak melaksanakan regulasi itu," ungkapnya.

Dihubungi terpisah, Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono menuturkan, kehadiraannya di acara tersebut adalah untuk mendengar harapan dan aspirasi dari para guru honorer Sukabumi.

"Mereka mengharap ke depan ada peningkatan kesejahteraan," pungkasnya.

Reporter : CRP 8
Redaktur : OKSA BC
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan akan melakukan pemeriksaan kelengkapan data dari peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat atau JKN-KIS. Pada Minggu 1 November 2020, peserta...

SUKABUMIUPDATE.com - Hasil seleksi penerimaan CPNS 2019 akhirnya resmi diumumkan serentak pada, Jumat, 30 Oktober 2020. Dari kuota 254.173 orang yang dibuka sejak awal, tidak semuanya berhasil terisi. "Ada beberapa...

SUKABUMIUPDATE.com - Ayo selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan. Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan kedisiplinan mematuhi kombinasi protokol kesehatan bisa menurunkan risiko penularan Covid-19 bahkan sampai 99,99 persen. “Ternyata 3M sangat ampuh...

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki musim libur panjang dan cuti bersama pengujung Oktober 2020, anggota kepolisian lalu lintas Polres Sukabumi menyisir sejumlah objek wisata pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2020). Dalam kesempatan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya