Menu

08 Jul 2020, 06:30 WIB

Rawan Bencana Alam di Musim Kemarau, Ini Persiapan BPBD Sukabumi!

Ilustrasi kekeringan akibat musim kemarau. | Sumber Foto:pixabay.com

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi tengah bersiap menjelang musim kemarau. Pasalnya di musim kemarau kerap terajadi bencana alam kekeringan dan kebakaran hutan.  

BACA JUGA: BPBD Kabupaten Sukabumi Sisir Dampak Kerusakan Akibat Gempa M 5,0

"Langkah pertama kami berkoordinasi dengan BPBD Provinsi. Kemudian kita menyiapkan personil dan peralatan termasuk kendaraan tangki, serta menyiapkan Surat Keterangan (SK) siaga darurat kekeringan dan karhutla," ujarnya Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman, kepada sukabumiupdate.com, Selasa (7/7/2020).

Maman menuturkan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan bencana alam seperti kekeringan dan kebakaran hutan. Namun ia mencatat terdapat enam kecamatan yang daerahnya sering terjadi kebakaran hutan. 

"Antaralain Kecamatan Cibadak, Kecamatan Pabuaran, Kecamatan Jampang Tengah, Kecamatan Cisolok, Kecamatan Cikakak, Kecamatan Lengkong," terangnya.

BACA JUGA: BPBD Kabupaten Sukabumi, Kirim Petugas di Lokasi Wisata Rawan Bencana

Sedangkan untuk daerah yang rawan dilanda kekeringan ketika musim kemarau tidak dapat diprediksi. Menurutnya kekeringan terjadi di lokasi yang berbeda-beda setiap tahunnya. "Kekeringan belum ada laporan. Kekeringan sekarang belum tentu sama daerahnya dengan tahun lalu," tuturnya.

Maman berharap masyarakat siaga menyambut musim kemarau. Seperti halnya masyarakat dapat melakukannya dengan menghemat air bersih. "Jaga hutan jangan sampai dibakar lahannya. Masyarakat harus merawat dan memeliharanya juga sumber air yang ada," tandasnya.

 

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Rasa gatal pada organ intim perempuam mungkin bisa jadi disebabkan oleh pasangan laki-laki mereka. Bakteri vaginosis, infeksi yang sangat umum yang mempengaruhi hampir satu dari tiga (29...

SUKABUMIUPDATE.com - Soal dugaan klaster Covid-19 , juru Bicara Patra Jasa Rina Martha membenarkan adanya penghentian sementara pembangunan Graha Pertamina.  Mengutip Tempo.co, penghentian dilakukan karena ada prosedur protokol kesehatan yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Kapal Rusia MV Rhosus memulai pelayarannya membawa 2.750 ton amonium nitrat dari pelabuhan di Batumi, Georgia dengan tujuan akhir Mozambik di satu hari tahun 2013. Mengutip Tempo.co, kapten...

SUKABUMIUPDATE.com - Penyanyi Widi Mulia tak nampak saat Dwi Sasono diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2020). Menurut pengacara aktor 40 tahun ini, personel B3 tersebut sibuk dengan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya