Menu

10 Apr 2020, 06:30 WIB

DPRD Tunggu Rincian Rp 300 M untuk Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi

Rapat gabungan Banggar DPRD Kabupaten Sukabumi dan TAPD Kabupaten Sukabumi, Kamis (9/4/2020) di Pendopo Sukabumi membahas finalisasi realokasi anggaran penanganan Covid-19. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar rapat gabungan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Sukabumi, Kamis (9/4/2020) di Gedung Pendopo Sukabumi.

BACA JUGA: Kabupaten Sukabumi Siapkan Rp 300 Miliar Tangani Covid-19, Untuk Tiga Bidang Ini

Rapat tersebut sebagai upaya tindak lanjut realokasi anggaran untuk penanganan virus Corona atau Covid-19 berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Rapat dipimpin Ketua Banggar sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara dan dihadiri Sekda Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri beserta jajaran kepala perangkat daerah.

BACA JUGA: Anggaran Darurat Covid-19 di Sukabumi, Yudha: Tak Perlu Persetujuan DPRD

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Anjak Priatama Sukma mengatakan, rapat kali ini fokus pada pembahasan refocusing APBD 2020 untuk memenuhi kebutuhan pengendalian Covid-19 di Kabupaten Sukabumi.

"TAPD dan gugus tugas menghitung sekitar Rp 300 miliar. Belanja untuk tiga bidang sesuai amanat Mendagri, diantaranya penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan social safety net," kata Anjak saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Kamis siang.

BACA JUGA: Pemda Belum Alokasikan Anggaran Corona, Mendagri Berikan Tenggat

Lanjut Anjak, DPRD Kabupaten Sukabumi selanjutnya akan meminta gugus tugas dan TAPD untuk memberikan rincian alokasi tersebut akan digunakan untuk keperluan apa saja.

"Detail tidak disampaikan oleh TAPD dan gugus tugas. Tadi kami sampaikan untuk segera memberikan detailnya. Harus fiks dari mana dan untuk apa. Kalau lewat deadline, Kemendagri dan Kemenkeu yang motong sendiri. Instruksi dari Mendagri-nya seperti itu," tandas Anjak.

Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Lina Ruslinawati memulai rangkaian reses III di tahun 2020, dengan melakukan kunjungan ke desa-desa di wilayah Kabupaten Sukabumi. Kunjungan pertama Kamis (2/7/2020)...

SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan orang yang tergabung dalam LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Kamis (2/7/2020).  BACA JUGA: Tolak RUU...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Paoji Nurjaman, menegaskan, dalam waktu dekat ini akan memanggil pihak Kecamatan Sagaranten, Kamis (2/7/2020). BACA...

SUKABUMIUPDATE.com - Jawatan transportasi DAMRI Bandara Soekarno-Hatta menetapkan tarif baru. "Mulai 1 Juli 2020, penyesuaian tarif terbaru DAMRI Bandara Soekarno-Hatta," kata Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan DAMRI, Nico R. Saputra,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya