Menu

28 Mar 2020, 14:17 WIB

Kota Sukabumi Perpanjang Masa Belajar di Rumah Hingga Waktu yang Belum Ditentukan

Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi, Nicke Siti Rahayu | Sumber Foto:ISTIMEWA

SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah Kota Sukabumi kembali mengeluarkan edaran memperpanjang kegiatan belajar di rumah untuk seluruh siswa baik formal maupun non formal dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kementrian Agama. Seluruh siswa kembali harus belajar di rumah hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Hal ini termuat dalam edaran Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, nomor 421/307/setdis P dan K/III/2020 bersifat sangat segera  yang diterima seluruh kepala satuan pendidikan, tertanggal hari ini, 28 Maret 2020. Edaran ini menyampaikan lima poin terkait perkembangan penyebaran corona virus disease (Covid-19). 

Perpanjangan jadwal belajar dirumah bagi seluruh siswa, paud, tk, hingga SMP dan sederajatnya ini hingga batas waktu yang belum ditentukan ini dimuat dalam poin pertama. Dan akan dievaluasi setiap saat sesuai dengan perkembangan Covid-19 di Kota Sukabumi.

Selain itu dijelaskan juga tentang peniadaan ujian nasional, ketentuan kenaikan kelas dan PPDB mengacu pada surat edaran Mendikbud Nomor 4 tahun 2020. 

"Tentu ini merupakan upaya pencegahan terhadap penyebaran virus corona atau covid-19 di lingkungan satuan pendidikan," kata Kepala Dinas P dan K Kota Sukabumi, Nicke Siti Rahayu kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (28/3/2020).

BACA JUGA: Ujian Nasional Ditiadakan, Ada Dua Opsi Penentuan Kelulusan Siswa

Sebelumnya, Disdikbud Kota Sukabumi menyatakan, pelaksanaan (KBM) pada satuan pendidikan formal dan non formal di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama Kota Sukabumi, dilaksanakan di rumah masing-masing mulai tanggal 16 Maret 2020 sampai dengan 29 Maret 2020.

Selain itu, disampaikan pula perihal penggunaan dana BOS yang mengacu pada peraturan yang berlaku kaitannya dengan Covid-19. “Tak hanya itu, menunda kegiatan untuk mengumpulkan banyak orang atau kegiatan di lingkungan luar instansi dan satuan pendidikan seperti seminar, studi wisata, berkemah dan kegiatan sejenis lainnya. Dalam pelaksanaannya seluruh stakeholder pendidikan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)," tandasnya. 

 

Reporter : OKSA BC
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Rabu, 27 Mei 2020, mengumumkan pembentukan sebuah yayasan yang akan menjadi sumber pendanaan baru, di mana uang yang terkumpul di yayasan...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden AS Donald Trump akan menandatangani perintah eksekutif pada perusahaan media sosial pada hari Kamis setelah Trump mengancam akan menutup situs web yang dituduhnya membungkam suara-suara konservatif. Dilansir...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah DKI Jakarta mensyaratkan mereka yang hendak masuk dan keluar wilayah Ibu Kota memiliki Surat Izin Keluar Masuk selama pandemi Covid-19. Dilansir dari tempo.co, jika tidak mengantongi...

SUKABUMIUPDATE.com - Lima mahasiswa terdakwa kasus meninggalnya Ipda Erwin dan terbakarnya tiga anggota Polres Cianjur dalam aksi unjuk rasa yang berujung ricuh diputuskan bersalah. Terdakwa utama dijatuhi hukuman 12...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya