Menu

13 Jan 2020, 16:52 WIB

Gesit Pisan Cara Kota Sukabumi Olah Limbah dan Sampah, Simak Enam Paket Kebijakannya!

ilustrasi sampah plastik | Sumber Foto:ISTIMEWA

SUKABUMIUPDATE.com – Masalah sanitasi pemukiman menjadi salah satu fokus pembangunan yang mulai digarap lebih mendalam oleh Pemerintah Kota Sukabumi di tahun 2020 ini. Pemda meluncurkan salah satu program unggulan yaitu percepatan pembangunan sanitasi pemukiman (PPSP). 

Dikemas dalam Gerakan Sukabumi untaskan pengelolaan air limbah domestik dan sampah berkelanjutan atau disingkat Gesit Pisan, program ini dilauncing langsung oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi bersama jajaranya di Hotel Maxone, Senin (13/1/2020).

Dikutip dari akun humas Kota Sukabumi, Fahmi menegaskan masalah sanitasi berkaitan erat dengan attitude atau sikap dan infrastruktur. Oleh karenanya diperlukan sosialisasi dan edukasi kepada warga dalam merubah sikap dalam rangka peningkatan kesadaran tentang pentingnya sanitasi.

BACA JUGA: Achmad Fahmi Ajak Karang Taruna Bebenah Kota Sukabumi

“Soal percepatan infrastruktur untuk penuntasan sanitasi harus dilakukan dengan melibatkan semua pemangku kebijakan. Kedua upaya ini dalam melengkapi infrastruktur dan mengubah budaya masyarakat yang masih bermasalah,” ungkapnya.

Menurut Fahmi, program Gesit Pisan memiliki enam paket kebijakan yang akan digulirkan. Pertama, Cipelang Herang, yang mendapatkan dukungan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 14 miliar. Cipelang Herang ini merupakan kepanjangan dari Sungai Cipelang Hejo alamna, raos tempatna dan ngagenclang caina.

Kedua Ciptakan Kasihku yaitu kawasan bersih Kota Sukabumiku. Untuk mewujudkannya bukan tugas pemerintah saja akan tetapi tugas bersama agar Sukabumi bersih dan nyaman.

Launcing program unggul Gesit Pisan Pemkot Sukabumi, Senin (13/1/2020) Humas Kota Sukabumi

Ketiga perluasan tempat pembuangan akhir sampah. Keempat penyediaan jamban sehat dan nyaman untuk keluarga (Jas Nyamuk).

Kelima revitalisasi dan optimalisasi instalasi pengolahan air lumpur tinja. Dan keenam Pengelolaan sanitasi dengan dana kelurahan (Pesan Daku).

BACA JUGA: Tiga Hari Terjadi Longsor dan Banjir di Kota Sukabumi, Fahmi: Tingkatkan Kesiapsiagaan

Selain itu diperlukan juga optimalisasi edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dan sekolah dengan kegiatan (Turbotik Asep ) tukar botol plastik untuk arisan septikthank.  Juga optimasilasi program Pesan Kami (pengusaha sanitasi Kota Sukabumi).

“Butuh perjuangan dan kemauan kerja keras dari semua pihak. Dan jangan merasa mampu kerja sendiri,” pungkas Fahmi.

 

Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Wacana penerapan konsep New Normal semakin menguat. Bahkan beberapa perusahaan sudah membuat aturan dan rencana kapan karyawannya kembali bekerja dengan menerapkan protokol kesehatan. Melansir dari suara.com, Dokter Spesialis...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya dalam memutus penyebaran pandemi Covid-19 atau virus Corona. Salah satunya, yakni larangan memarkirkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat di area...

SUKABUMIUPDATE.com - Epidemiolog Pandu Riono meragukan protokol Covid-19 di kantor yang dibuat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bakal dipatuhi. Dilansir dari tempo.co, ia berpatokan pada rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang tenaga kesehatan (nakes) Kota Sukabumi berinisial A, harus menelan pil pahit saat dirinya dinyatakan sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi di RSUD R Syamsudin...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya