Menu

30 Agu 2019, 09:35 WIB

Bupati Sukabumi Cek Kualitas Proyek Jalan dan Jembatan, Minta DPU Uji Laboratorium

Bupati Sukabumi ikut melakukan cek fisik pengerjaaan jalan dan jembatan di Kecamatan Simpenan bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Kamis (29/8/2019). | Sumber Foto:Istimewa.

SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Marwan Hamami meminta semua proyek infrastruktur di Kabupaten Sukabumi dikerjakan sesuai spek dan aturan. Ia bahkan ikut mengukur sendiri ketebalan aspal di ruas jalan Rancarenghas Bagbagan di Kecamatan Simpenan Kamis (29/8/2019) kemarin.

Tak puas mengukur tebal, panjang dan lebar aspal di jalan sepanjang 1,7 kilometer itu, Bupati meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) membawa sampel aspal ini untuk di uji laboratorium.

BACA JUGA: Dinas PU Ukur Tebal Aspal Jalan-jalan di Kabupaten Sukabumi yang Diperbaiki

"Iya kemarin pak Bupati ikut dalam uji fisik dan kualitas proyek jalan dan jembatan di Simpenan bersama tim teknis pengawasan DPU," jelas Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi Asep Jafar, Jumat (30/8/2019).

Asep menambahkan sampel aspal yang diambil dengan teknik coring akan dibawa ke laboratorium untuk diuji. Ini adalah aturan yang harus dijalankan lanjut Asep, untuk memastikan kualitas pengerjaan agar tidak asal-asalan.

"Amanat pak Bupati kita harus memastikan jalan jembatan dan infrastruktur yang dibangun Pemerintah Daerah dengan uang rakyat ini kualitas harus baik, sesuai spek dan aturan," sambung Asep.

BACA JUGA: Tol Bocimi Seksi II Baru 75 Persen, Bupati Sukabumi Minta Pembebasan Lahan Dipercepat

Jika dalam uji fisik ini ditemukan ketidaksesuai spek baik ukuran maupun bahan, DPU meminta kontraktor untuk melakukan perbaikan. "Kita ingin semua infrastruktur dibangun dengan baik, makanya kemarin pak Bupati minta semua pihak ikut mengawasi."

Selain jalan Rancarenghas, Marwan bersama Asep Jafar dan tim pengawas DPU juga melakukan uji fisik di dua proyek jembatan di Kecamatan Simpenan.

Jembatan cikopeng dengan panjang 8 meter dan jembatan Cipurut Seda Cibuntu sepanjang 6 meter.  

"Semuanya dicek jenis besi ketebalannya, campuran bahan adukan semen beton,  rangka jembatan. Semuanya dicek dan harus sesuai spek biar umur infrastrukturnya panjang termasuk manfaatnya bagi masyarakat Sukabumi," pungkas Asep Jafar mengakhiri percakapan melalui Whatsapp.

Reporter : GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur : FIT NW/ADV
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Sukabumi, menilai pendistribusian Bantuan Sosial (Bansos) dari Provinsi Jawa Barat (Jabar) tahap dua tidak sesuai jumlahnya dengan tahap pertama.  Oleh sebab...

SUKABUMIUPDATE.com - Kafein memang meningkatkan kemampuan untuk fokus dan pemecahan masalah. Dilansir dari suara.com, tetapi sebuah studi baru oleh peneliti Universitas Arkansas menunjukkan, meskipun meningkatkan kemampuan fokus, kafein tidak...

SUKABUMIUPDATE.com - Kalau kreatif, boks styrofoam bekas pun bisa dimanfaatkan menjadi barang yang memiliki fungsi. Seperti yang dilakukan Asep Has, warga Kampung Nyalindung RT 02/02, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung,...

SUKABUMIUPDATE.com – TNI Menunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 di Kabupaten Sukabumi tahun 2020 menyasar salah satu wilayah terpencil, Desa Sukaluyu di Kecamatan Kalibunder. Disini, TMMD ditugasi untuk melakukan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya