Menu

24 Apr 2019, 18:11 WIB

Wali Kota Sukabumi: Pemerintah Tanggung Biaya Perawatan Petugas KPPS dan PPK

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi bersama Ketua KPU, menjenguk Ketua KKPS di TPS 38, Ajuk Marzuky Sulaiman (51 tahun) di RSUD R Syamsudin SH | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi bersama ketua KPU Kota Sukabumi, Sri Utami menjenguk Ketua KKPS di TPS 38 Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Ajuk Marzuky Sulaiman (51 tahun) yang sakit dan dirawat di RSUD R Syamsudin SH, Rabu (24/4/2019). 

BACA JUGA: Hari Kartini, Fahmi: Perempuan Harus Mampu Membangun Peradaban

"Kami prihatin dengan petugas PPK dan KPPS yang sakit karena tugas mereka yang berat,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi di sela-sela menengok petugas KPPS di RSUD Syamsudin SH. 

Informasi yang diperoleh Fahmi, ada empat petugas KPPS dan PPK yang sakit. Namun dari empat orang tersebut tiga sudah pulih dan tersisa satu orang petugas yang masih dalam perawatan medis di rumah sakit. Dalam kunjungannya Fahmi memberikan motivasi agar petugas KPPS bisa segera sembuh dari penyakitnya.

"Biaya layanan kesehatan untuk petugas KPPS dan PPK ditanggung pemerintah. Hal ini sebagai bentuk pelayanan pemerintah daerah kepada warga yang bertugas penyelenggara pemilu," paparnya.

Menurut Fahmi, Pemkot juga memberikan layanan kesehatan sejak Minggu (21/4/2019) di titik-titik lokasi rekapitulasi suara di tingkat PPK. Di mana di setiap titik disiapkan ambulans dan dua tenaga medis yang bertugas pagi hingga malam.

"Mereka nantinya melakukan pengecekan kesehatan terhadap kondisi kesehatan para petugas KPPS dan PPK," jelasnya.

BACA JUGA: Wakil Wali Kota Sukabumi: Perempuan Menjadi Guru Siaga Bencana

Ketua KPPS 38 Kelurahan Karangtengah, Ajuk mengaku dijenguk orang nomor satu Kota Sukabumi. "Sebagai warga Sukabumi yang menjadi petugas KPPS merasa salut ada perhatian dari kepala daerah," katanya.

Ajuk mengaku kelelahan setelah tidak tidur pada hari pencoblosan dan penghitungan suara pada Rabu (17/4/2019) pagi hingga Kamis (18/4). Meskipun kelelahan Ajuk tetap bertugas hingga pelaporan ke tingkat kecamatan pada Jumat (19/4/2019).

"Harapan saya bisa segera sembuh dan kembali beraktivitas seperti biasa," harapnya.

 

 

Reporter : CRP 1/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari suara.com, pandemi virus corona memang tidak hanya membuat orang terinfeksi Covid-19. Tapi juga membuat pasien penyakit lainnya mestir menunda pengobatannya. Selama lebih dari dua bulan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Selama lebih dari dua bulan di rumah saja, setiap orang tentu mengalami perubahan dari segi kegiatan. Dilansir dari tempo.co, beberapa di antaranya mungkin melakukan dengan berlebihan, namun...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Cianjur tercatat dalam daftar 15 kota/kabupaten di Jawa Barat yang termasuk level 2 atau zona biru pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar...

SUKABUMIUPDATE.com - Masjid Al-Aqsa akan dibuka kembali pada Minggu (31/5) mendatang setelah ditutup selama dua bulan untuk menekan sebaran virus corona. "Semua pintu (kompleks) Masjid Al Aqsa akan dibuka saat...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya