Menu

Senin, 22 April 2019, 10:56 WIB

Keruk Sungai Ciranca, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Temukan Penyebab Pendangkalan

Proses pengerukan sungai Ciranca yang selalu meluat dan menggenangi pemukiman di Palabuhanratu sukabumi. | Sumber Foto:Istimewa.

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bersama BPBD Kabupaten Sukabumi, terus melakukan pengerukan sungai Ciranca yang selama ini menjadi penyebab banjir besar di wilayah Kelurahan Palabuhanratu dan sekitarnya. Dari dua hari pengerukan, DPU menemukan sampah menjadi penyebab utama pendangkalan sungai yang melintasi kawasan padat penduduk ini.

“Banyak sampah, baik rumah tanggan, endapan lumpur dan bebatuan yang menyebabkan sungai ini makin dangkal,” jelas Kepala DPU Kabupaten Sukabumi, Asep Japar kepada sukabumiupdate.com, Senin (22/04/2019).

BACA JUGA: Antisipasi Banjir Akibat Luapan Sungai Ciranca, Pemkab Sukabumi Lakukan Pengerukan

Asep Japar sendiri kemarin memimpin langsung operasi pengerukan sungai Ciranca ini, mengoperasi alat berat milik DPU Kabupaten Sukabumi. Ia mengakui walaupun kewenangan pemeliharaan dan pengelolaan sungai ada di provinsi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berhak menjawab permintaan masyarakat terdampak yang selama ini selalu kebanjiran jika sungai kecil ini meluap akibat tingginya intensias hujan.

“Masyarakat kan tidak mau tahu siapa yang berwenang, protesnya selalu ke Bupati dan pemimpin daerah. Makanya kemarin kita putusan dan diperintahkan untuk cepat menangani hal ini,” sambungnya.

Dua alat berat diterjunkan (milik DPU dan BPBD) untuk mengeruk sampah yang menjadi penyebab pendangkalaan dan penyempitan badan sungai. 75 meter panjang area sungai yang dikeruk karena menjadi lokasi pendangkalan terparah, dan diduga penyebab utama banjir.

BACA JUGA: Sungai Ditutupi Sampah, Kantor Kelurahan Palabuhanratu Sukabumi Kebanjiran

“Rencananya kedepan, tiga bulan sekali akan dilakukan pengerukan rutin dan terjadwal,” tegas Asep Japar.

Ia meminta peran serta aktif warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai Ciranca untuk menjaga kelestarian, tidak membuang sampah, dan tidak membiarkan adanya penyempitan baik oleh pembangunan atau lainnya.

Reporter : FARRAH AM/ADV
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Jalan Kabupaten ruas Cibuaya - Konservasi Penyu Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi rusak parah. Selain aspal yang sudah habis terkikis, jalan berlubang dan digenangi air. "Jalan tersebut awalnya...

SUKABUMIUPDATE.com - Ujang, petugas mitra cai, operator air pertanian di wilayah Cibadak Kabupaten Sukabumi terpilih sebagai petugas OP Irigasi terbaik se Jawa Barat. Ujang yang bekerja di bawah naungan Dinas...

SUKABUMIUPDATE.com - Suara dentuman terdengar warga di daerah selatan Kabupaten Sukabumi. Suara tersebut mulai terdengar warga Kecamatan Surade dan Kecamatan Ciracap, Senin (22/4/2019) pagi sekitar pukul 08.30 WIB. BACA JUGA:...

SUKABUMIUPDATE.com - Pergerakan tanah menyebabkan jalan amblas dan rumah warga rusak di Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Bencana ini juga membuat retakan besar di sawah warga. Anggota...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya