Menu

13 Peb 2019, 10:37 WIB

Jembatan Ciherang Sukabumi Bau Sampah DLH Bakal Berlakukan Tipiring

Sampah berserakan di kolong Jembatan Ciherang, penghubung Jalan Nasional Cikaso-Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Denis Eriska menyayangkan kesadaran masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

hal itu disampaikan menyusul adanya sampah berserakan di pinggir sungai dan di kolong Jembatan Ciherang, penghubung Jalan Nasional Cikaso-Tegalbuleud, tepatnya di Kampung Pasekon, Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi. Tumpukan sampah bahkan sampai mengeluarkan bau yang menyengat.

BACA JUGA: Jorok! Bau Sampah Menyengat di Jembatan Ciherang Cibitung Sukabumi

"Berdasarkan penjelasan dari Korwil Jampangkulon, wilayah tersebut sebenarnya memang sudah dilayani oleh armada pengangkut sampah, namun sampah berserakan, dikarenakan karena masih banyak masyarakat yang kurang sadar di dalam menjaga kebersihah dan kesehatan lingkungan sehingga membuang sampah sembarangan," ujar Denis kepada sukabumiupdate.com, Selasa (12/2/2019).

Untuk itu, pihaknya sudah menginstruksikan kepada setiap korwil untuk lebih intens melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

"Tadi kita sudah berkoordinasi dengan aparatur wilayah setempat guna mensosialisasikan jalur pengangkutan sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat dan ikut serta menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah ke badan air atau lingkungan sekitarnya," jelas Denis.

"Selain itu juga akan kita tindak lanjuti dengan pemasangan papan imbauan dan kemungkinan pelaksanaan tipiring terhadap masyarakat yang membuang sampah sembarangan tersebut," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, keberadaan sampah yang berserakan di pinggir sungai dan di kolong Jembatan Ciherang, penghubung Jalan Nasional Cikaso-Tegalbuleud di keluhkan warga dan pegiat wisata asal Kampung Cibarehong, akibat masih banyak warga yang membuang sampah ke sungai menimbulkan bau menyengat yang tidak sedap.

Reporter : NANDI/ADV
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Memperingati Hari Sepeda Sedunia, Gerakan Bike to Work (B2W) Indonesia mengeluarkan protokol kesehatan dalam bersepeda untuk mencegah Covid-19 di era new normal. "Hari sepeda sedunia ini B2W tidak...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan penambahan pasien baru Covid-19 hari ini, Rabu, 3 Juni 2020, mencapai 684 orang. "Sehingga total menjadi 28.233 kasus," kata...

SUKABUMIUPDATE.com - Setidaknya 127 wartawan di 31 negara di dunia meninggal setelah terinfeksi virus corona dalam tiga bulan terakhir. Lembaga nirlaba yang bermarkas di Jenewa, Swiss, Press Emblem Campaign...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut insentif bagi tenaga medis di tengah pandemi Covid-19 baru cair Rp 10,45 miliar dari total Rp 5,6 triliun. Dia menjelaskan dana Rp 10,45...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya