Menu

01 Peb 2019, 10:45 WIB

58 Desa di Enam Kecamatan Kabupaten Sukabumi, Harus Bebas Kumuh

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami meresmikan pembangunan replikasi Sarana Air Bersih (SAB) di aula Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kamis (31/1/2019). | Sumber Foto:Humas Setda Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Sukabumi, Marwan Hamami meresmikan pembangunan replikasi Sarana Air Bersih (SAB) sebagai implementasi replikasi Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di aula Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kamis (31/1/2019).

Dalam sambutannya, Marwan memaparkan bahwa implementasi Program Kotaku berdasarkan peraturan presiden nomor 2 tahun 2015, tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015- 2019.

"Sasaran pembangunan kawasan dengan lokus pengentasan permukiman kumuh dimana pemerintah pusat berperan sebagai pendamping pemerintah daerah untuk pencapaian gerakan 100-0-100," ujarnya.

Gerakan 100-0-100, kata Marwan merupakan upaya Pemda untuk membangun platform kolaborasi dalam pencegahan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh. Sehingga terjadi keterpaduan antar sektor pembangunan untuk bersama-sama bergerak mencapai sasaran pembangunan kawasan permukiman pada 2019.

"Harapan saya kegiatan ini, dapat memberikan manfaat sesuai dengan tujuan program, yakni meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan" terangnya.

BACA JUGA: Pesan Bupati Sukabumi saat Hadiri Pelantikan PAW Anggota DPRD

Ia juga menegaskan tentang komitmen Pemkab Sukabumi dalam kerangka pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh melalui program Kotaku.

"Program Kotaku pada 2019 ini di programkan di 6 kecamatan dan 58 desa, ini adalah wujud kepedulian dan peran serta Pemda Kabupaten Sukabumi, terhadap pencapaian target 100-0-100, dengan orientasi pencapaian dan terpenuhinya pelayanan air minum, serta pada prakteknya, program Kotaku harus mengedepankan partisipasi masyarakat," pungkasnya.

Reporter : HUMAS SETDA/ADV
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari tempo.co, Psikolog lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa Maya Sita mengatakan masyarakat dapat mengelola emosi untuk mengatasi tekanan psikologis saat harus bekerja di rumah di tengah wabah...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru bicara pusat informasi dan koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid menyatakan, warga Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang meninggal di RSUD Sekarwangi Cibadak pada Jumat...

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis daftar narapidana kasus korupsi yang kemungkinan bebas bila Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly benar-benar merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012...

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Kesehatan mengajak warga Sukabumi yang berprofesi di bidang kesehatan untuk bergabung menjadi sukarelawan yang nantinya akan ditempatkan di Rumah Sakit (RS) darurat Covid-19. Penerimaan sukarelawan dalam penanganan Covid-19...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya