Menu

13 Jul 2018, 16:41 WIB

Dihadapan Pengusaha Ternak, Bupati Sukabumi Jelaskan Alasan Penataan Kandang Ayam

Bupati Sukabumi Marwan Hamami halal bihalal dengan pengusaha peternakan. | Sumber Foto:Humas Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi berencana menata keberadaan kandang dan usaha peternakan yang ada khususnya ayam. Wilayah utara Kabupaten Sukabumi sudah terlalu padat, dan rencananya akan disebar ke wilayah selatan.

Hal ini terungkap dari acara sarasehan Bupati Sukabumi beserta jajaranya dengan pengusaha peternakan, Jumat kemarin (13/7/2018) di Kantor Dinas Peternakan.Dialog interaktif antara bupati dan pengusaha peternakan dilakukan untuk refleksi diri dan melakukan perbaikan-perbaikan dalam segala hal, terkait pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi.

Lebih lanjut Bupati mengapresiasi para pengusaha peternakan dan stakeholder peternakan yang lainnya karena telah berkontribusi terhadap ketersediaannya daging, susu dan telur serta lapangan kerja bagi masyarakat. Sejalan dengan hal tersebut pemda telah menerbitkan Keputusan Bupati tentang Penataan Kawasan Peternakan Ayam, yang hakekatnya bertujuan penataan lokasi peternakan agar tidak terpusat di Sukabumi Utara saja akan tetapi juga menyebar ke Sukabumi Bagian Selatan.

“Hal ini dilakukan supaya tidak merugikan peternak karena kawasan yang populasi ayamnya terlalu padat memiliki resiko penularan penyakit yang tinggi antar peternak.” Ungkap Marwan.

Reporter : HUMAS KABUPATEN SUKABUMI
Redaktur : FIT NW
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak informasi beredar menyatakan bahwa virus penyebab COVID-19 sengaja dibuat atau produk rekayasa laboratorium. Dilansir dari tempo.co, hasil studi yang hasilnya telah dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine...

SUKABUMIUPDATE.com - Disinfektan menjadi salah satu bahan kimia yang penting buat masyarakat saat wabah virus corona sebab kandungan alkohol dan klorinnya dipercaya bisa membunuh mikroorganisme yang menempel pada barang-barang...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi mulai kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram atau biasa dijuluki "Si Melon". Informasi yang dihimpun, kelangkaan terjadi sejak empat hari...

SUKABUMIUPDATE.com - Hari pertama pelaksanaan isolasi lokal di Kabupaten Cianjur, Senin (30/3/2020), Pemkab Cianjur baru menutup akses masuk dari luar kota melalui Jalur Puncak. Rombongan pemudik asal Jakarta pun dihentikan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya