Menu

26 Agu 2016, 06:52 WIB

Badri: Bangun Fasilitas Taman Kota di Kabupaten Sukabumi Jangan Asal-Asalan

Posisi pot bunga permanen di atas trotoar jalan Batusapi. | Sumber Foto:Adam Surya/sukabumiupdate.com

SUKABUMIUPDATE.COM - Pembuatan pot bunga hias di atas trotoar jalan Batusapi, Kecamatan Palabuanratu, Kabupaten Sukabumi, terus menuai komentar. Kali ini, Badri Suhendi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menegaskan, pemerintah harus taat hukum dan tidak boleh asal-asalan dalam membangun.

Menurut Badri, penataan taman kota dan fasilitas pendukung jalan raya memerlukan kajian serius dan tidak boleh asal-asalan. Keberadaan pot bunga tersebut dinilai Badri, selain menghalangi pejalan kaki juga mengganggu aktivitas peziarah kubur, seperti aktivitas membawa jenazah.

"Pemerintah harus jeli dengan persoalan penataan, karena ini sudah terlanjur dibuat jika dibongkar sekarang pun tetep memerlukan kajian khusus," katanya kepada sukabumiupdate.com (25/8).

Badri mengatakan sah-sah saja bila ada yang menyebut hal itu sebagai upaya mempercantik dan memperindah, namun yang tidak boleh diabaikan, yaitu hak pejalan kaki. "Disitu kan sempit tempatnya, sedangkan trotoar itu, peruntukannya untuk pejalan kaki," tutup Badri.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Pertamanan Dinas Tata Ruang, Pemukiman, dan Kebersihan (Tarkimsih) Kabupaten Sukabumi Agus Sofyan mengatakan, bahwa setelah ini, pihaknya sedang mengevaluasi pembangunan pot bunga di atas trotoar tersebut, serta berencana untuk melebarkan trotoar yang ada.

"Ya nanti akan dilebarkan ke sisi bagian dalam dari trotoar yang ada sekarang," ujar Agus ketika berkunjung ke sukabumiupdate.com, Kamis (25/8).

Reporter : ADAM SURYA/Kontributor
Redaktur : FIT NW
Sumber : Adam Surya/sukabumiupdate.com
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak informasi beredar menyatakan bahwa virus penyebab COVID-19 sengaja dibuat atau produk rekayasa laboratorium. Dilansir dari tempo.co, hasil studi yang hasilnya telah dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine...

SUKABUMIUPDATE.com - Disinfektan menjadi salah satu bahan kimia yang penting buat masyarakat saat wabah virus corona sebab kandungan alkohol dan klorinnya dipercaya bisa membunuh mikroorganisme yang menempel pada barang-barang...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi mulai kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram atau biasa dijuluki "Si Melon". Informasi yang dihimpun, kelangkaan terjadi sejak empat hari...

SUKABUMIUPDATE.com - Hari pertama pelaksanaan isolasi lokal di Kabupaten Cianjur, Senin (30/3/2020), Pemkab Cianjur baru menutup akses masuk dari luar kota melalui Jalur Puncak. Rombongan pemudik asal Jakarta pun dihentikan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya