Light Dark

41 Warga Bayar Rp 30 Ribu, Denda Tak Pakai Masker di Kota Sukabumi Mulai Berlaku

Hukum | 04 Dec 2020, 13:41 WIB

41 Warga Bayar Rp 30 Ribu, Denda Tak Pakai Masker di Kota Sukabumi Mulai Berlaku

Hukum | 04 Dec 2020, 13:41 WIB
Salah seorang warga yang tidak memakai masker saat menjalani persidangan, Jumat (4/12/2020) di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi. | Dok. Satpol PP Kota Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 41 pelanggar protokol kesehatan di kota sukabumi terpaksa harus dikenakan denda sebesar Rp 30 ribu akibat tidak menggunakan masker.

Mereka terjaring dalam operasi hari pertama penerapan sanksi berupa denda dalam bentuk uang, Jumat (4/12/2020), di Jalan Ahmad Yani kota sukabumi yang dilakukan Satpol PP kota sukabumi, Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607 Sukabumi, Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi, Pengadilan Negeri Kota Sukabumi, Kominda Kota Sukabumi, dan Aparatur Kecamatan Cikole.

Kepala Bidang Gakda dan SDA Satpol PP Kota Sukabumi Sudrajat mengatakan, dalam operasi ini total ada 53 pelanggar protokol kesehatan, di mana 41 orang dikenakan sanksi berat berupa denda uang dan 12 lainnya dikenakan sanksi sedang berupa kerja sosial. Penerapan sanksi ini dilakukan melalui mekanisme persidangan.

"Hak prerogatif hakim dan hakim yang memutuskan. Rp 100 ribu itu denda maksimal," kata Sudrajat kepada sukabumiupdate.com melalui keterangan tertulis.

BACA JUGA: Siap-siap! Mulai 4 Desember Ini Pelanggar Prokes di Kota Sukabumi Didenda Rp 100 Ribu

Dalam operasi kali ini, sambung Sudrajat, belum ditemukan tempat usaha yang dikenakan denda. "Belum," singkatnya.

Sebelumnya diberitakan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkoopimda) Kota Sukabumi bersepakat bahwa mulai tanggal 4 Desember 2020 ini akan diterapkan sanksi berupa denda dalam bentuk uang bagi pelanggar protokol kesehatan.

"Tanggal 4 Desember ini Forkopimda bersepakat untuk mulai diterapkan sanksi, sanksi yang sifatnya denda berbentuk uang apabila ada warga yang tidak melakukan protokol kesehatan," kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada awak media, Selasa (1/12/2020) lalu.

Hal ini mengacu kepada Peraturan Wali Kota Sukabumi Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administratif terhadap Pelanggaran Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kota Sukabumi.

"Maksimal Rp 100 ribu. Sosialisasi sudah cukup lama dilakukan dan kita akan diperkuat di tangah naiknya kasus baru," tambah Fahmi.

Selain sanksi kepada warga, Fahmi juga mengingatkan bahwa bila ada tempat-tempat usaha di Kota Sukabumi yang tidak menerapkan protokol kesehatan, maka akan dilakukan pencabutan izin sementara.

Ingat pesan ibu:

Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Image

Koko Muhamad

Redaktur