Menu

09 Agu 2020, 11:12 WIB

Tembus 4 Ribu, Warga Sukabumi Korban Investasi Bodong Cianjur, Kerugian Rp 22 Miliar Lebih

Korban investasi bodong Cianjur asal Sukabumi saat melakukan pengaduan ke Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (6/8/2020). | Sumber Foto: Sukabumiupdate.com/Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Sukabumi yang menjadi korban investasi bodong CV Hoki Abadi Jaya Cianjur kembali bertambah.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan, hingga Sabtu (8/8/2020), terdapat 4.848 nasabah, 26 reseller, dan 6 ketua, yang menjadi korban paket investasi bodong tersebut.

Sumarni memaparkan, data sementara total kerugian mencapai Rp 22.283.721.000. "Itu hasil rekapitulasi," singkat Sumarni kepada sukabumiupdate.com, Minggu (9/8/2020).

BACA JUGA: Data Terbaru Korban Investasi Bodong Cianjur Asal Sukabumi, 800 Orang!

Sumarni menuturkan, para korban tersebut mengadukan nasib yang dialaminya ke beberapa posko pengaduan yang dibentuk jajaran Polres Sukabumi Kota.

"Itu di Polsek Sukalarang, Cireunghas, Kebonpedes, dan di Mapolres Sukabumi Kota," pungkas Sumarni.

Berdasarkan data yang dihimpun Polres Sukabumi Kota pada Kamis (6/8/2020), warga Sukabumi yang menjadi korban nasabah investasi berkedok paket menggiurkan tersebut mencapai 800 orang.

Diperkirakan jumlah korban penipuan masih bisa terus bertambah. Jumlah kerugian yang kini sudah mencapai puluhan miliar rupiah juga diperkirakan masih akan bertambah.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Whatsapp grup warga Sukabumi, Rabu malam ini (30/9/2020) dihebohkan dengan informasi penangkapan dua pria di Kampung Susukan, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Dalam sejumlah video yang...

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi membuka rekrutmen untuk posisi Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Pilkada Kabupaten Sukabumi tahun 2020. Koordiv SDM dan Organisasi Bawaslu Kabupaten...

SUKABUMIUPDATE.com - Co-founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, menilai langkah mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang kembali membahas isu Gerakan 30 September (G30S/PKI), bernuansa politis....

SUKABUMIUPDATE.com - Calon Bupati Sukabumi nomor urut 2, Marwan Hamami menyatakan dukungannya terhadap program bank sampah, tabungan sampah, dan sedekah sampah yang digagas Forum Gerakan Peduli Sampah (FGPS) di Kampung...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya