Menu

22 Peb 2020, 07:45 WIB

Jenazah Pelajar MAN 1 Cibadak Sukabumi Dibawa ke RS Polri untuk Autopsi

Polisi mengamankan sebuah celurit yang diduga dipakai untuk membacok korban, Raisad Laksana P. Pelajar kelas X MAN 1 Cibadak ini meninggal dunia akibat luka bacok senjata tajam pada tubuhnya, Jumat (21/2/2020). | Sumber Foto:Syahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com - Polisi masih mendalami kasus pembacokan yang mengakibatkan pelajar kelas X MAN 1 Cibadak Raisad Laksana P warga Kampung Cipanggulaan RT 06/02, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia.

Dalam kasus ini polisi sudah mengamankan sembilan orang pelajar dari sebuah SMA di Parungkuda. 

BACA JUGA: Dibacok di Parungkuda, Pelajar MAN 1 Cibadak Sukabumi Tewas

Kapolsek Parungkuda AKP Endah Sri Wigiarti menegaskan, sembilan orang pelajar yang diamankan masih berstatus saksi. 

"Kita masih melidik dan mencari pelajar lain ada keterkaitan atau tidak. Kita masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan melakukan sidik melidik," ujar Endah kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (22/2/2020).

BACA JUGA: Pembacokan Pelajar MAN 1 Cibadak Sukabumi Terjadi Usai Tanding Futsal

Polisi pun belum bisa memastikan senjata tajam jenis apa yang menyebabkan Raisad Laksana P itu meninggal dunia. Endah menuturkan, korban mengalami luka parah di bagian punggung sebelah kiri.

Namun untuk memastikan penyebab kematiannya, jenazah pelajar tersebut akan diautopsi di RS Polri Kramat Jati. "Hari ini korban akan dibawa ke RS Kramat Jati, Jakarta untuk dilakukan autopsi. Jadwalnya pukul 10.00 WIB," tandasnya

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi global ketiga yang disebabkan oleh virus corona baru membuat sebagian besar orang di seluruh dunia cemas. Dilansir dari suara.com, kecemasan ini membuat masyarakat melakukan panic buying, yakni...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah video singkat memperlihatkan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi bersama Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Hamami dan Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada melakukan video conference bersama jajaran...

SUKABUMIUPDATE.com - Merebaknya virus corona baru atau Covid-19 membuat masyarakat semakin memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan. Melansir dari tempo.co, anda bisa menggunakan air dan sabun sebagai senjata utama untuk...

SUKABUMIUPDATE.com - Status kegawatdaruratan Kota Sukabumi bakal meningkat setelah seorang warga terkonfirmasi positif Corona dari hasil swab. Hal ini diungkapkan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi pada konferensi pers di Kantor...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya