Menu

19 Peb 2020, 16:31 WIB

Penyerangan Siswi MI di Jampang Tengah Sukabumi, Seorang Pria Diamankan

Seorang pria diamankan warga setelah peristiwa penyerangan seorang siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kampung Tanjungsari RT 03/12, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pria diamankan warga setelah peristiwa penyerangan seorang siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kampung Tanjungsari RT 03/12, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi.

Pria tersebut kini berada di Mapolsek Jampang Tengah setelah diamankan pada Selasa (18/2/2020) malam. "Iya sekarang (pria tersebut) masih diamankan di Polsek. (Diamankan) tadi malam pukul 22.00 WIB," ujar Kapolsek Jampang Tengah, AKP Usep Nurdin kepada sukabumiupdate.com, Rabu (19/2/2020).

Namun polisi belum memastikan bahwa pria yang diduga seorang ODGJ itu pelaku penyerangan siswi MI itu. "Belum," tegas Usep.

BACA JUGA: Jari Tangan Patah, Kondisi Siswi MI di Jampang Tengah Sukabumi Diserang Pria Tak Dikenal

Peristiwa penyerangan korban berinisial NS (10 tahun) itu terjadi di perkebunan yang cukup jauh dari permukiman warga, Selasa (18/2/2020). Ketika itu korban yang dalam perjalanan pulang sekolah berpapasan dengan seorang pria tak dikenal. Pria itu sempat bertanya kepada korban dan korban pun menjawab sambil berlalu. Tiba-tiba, dari belakang pria itu mencekik lalu mengangkat tubuh kemudian membaringkan korban dipematang sawah. 

Dalam keadaan itu, korban berontak lalu menendang si pria itu hingga sempoyongan kesakitan, korban akhirnya berhasil lolos dan pulang ke rumahnya. Namun akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek dan memar di bagian lehernya serta luka lebam pada wajah. Selain itu korban mengalami patah tulang jari telunjuk tangan kanannya dan mengalami trauma. 

BACA JUGA: Diserang Pria Tak Dikenal, Siswi MI di Jampang Tengah Sukabumi Sempat Dibaringkan di Sawah

Sepupu korban, Peri Indra Yusuf (26 tahun) mengatakan, dari keterangan korban, pria tak dikenal itu memakai kupluk hitam, switer hitam, celana hitam dan menggendong tas hitam yang sudah kucel. 

Menurut Peri, saat itu juga pihak keluarga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung mencari pelaku dan melaporkan kejadian itu kepada polisi. Adapun keadaan korban, kata Peri, sudah membaik. 

"Korban sudah dibawa berobat. Kondisinya sudah mendingan, sudah bisa jalan. Luka memar bekas cekikan juga sudah mulai pulih. Tapi belum bisa masuk sekolah," tandas Peri.

 

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

Oleh: Farid Gaban Untuk Indonesia, persepsi buruk tentang koperasi mungkin benar sahih. Namun, di tingkat global, koperasi memiliki peran ekonomi-sosial yang sangat penting. Termasuk di negeri-negeri yang kita kenal sebagai...

SUKABUMIUPDATE.com - Intelligence quotient atau IQ sering jadi ukuran kecerdasan seseorang. Semakin tinggi IQ yang dimiliki, semakin cerdas pula orang tersebut. Mengutip Tempo.co, ternyata IQ tinggi bukanlah satu-satunya tanda orang...

Oleh: Farid Gaban  Hari ini (12 Juli) kita memperingati dan merayakan Hari Koperasi ke-73. Tapi, apa sebenarnya yang bisa dirayakan dari koperasi di Indonesia? Dengan sedih harus saya katakan, tidak...

SUKABUMIUPDATE.com - Hasil pemeriksaan medis terhadap jenazah Dayat Sudrajat (63 tahun) tak memperlihatkan ada tanda-tanda kekerasan. Diberitakan sebelumnya, Dayat ditemukan tewas di rumah kosong di Kampung Selakopi RT 04/04 Desa...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya