Menu

05 Peb 2020, 19:00 WIB

Sikapi Pembacokan, PP Kota Sukabumi Desak Geng Motor Dinyatakan Kelompok Terlarang

Pertemuan ormas Pemuda Pancasila (PP) Kota Sukabumi dengan para pengurus rantingdi rumah Dankih AS Nuklir, Rabu (5/2/2020). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Pengurus ormas Pemuda Pancasila (PP) Kota Sukabumi meminta polisi segera menangkap pelaku penganiayaan dan pembacokan terhadap Berlian Nata Sindu (21 tahun), warga Jalan Babakansirna, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Mahasiswa ini harus dioperasi setelah jadi sasaran amukan gerombolan bermotor pada Selasa, 4 Februari 2020 dini hari di Gang Sirna Kampung Babakansirna RT 04/03, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi.

BACA JUGA: Polisi Kejar Pelaku Gerombolan Pembacok Pemuda di Benteng Sukabumi

Akibat kejadian ini anak dari Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Warudoyong sekaligus Wakil Ketua MPO Pemuda Pancasila Sukabumi Dankih AS Nuklir ini mengalami luka bacokan di bagian kepala, badan dan kaki. Dalam kejadian ini ada satu korban lagi yaitu Sandi Maulana (21 tahun), warga Jalan Babakansirna RT 01/03, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Sandi mengalami luka bacokan di sikut kiri bagian belakang.

Pada Rabu (5/2/2020) di rumah Dankih AS Nuklir, di Jalan Babakansirna, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi dilaksanakan pertemuan ormas Pemuda Pancasila Kota Sukabumi dengan para pengurus ranting. Pertemuan tersebut terkait telah terjadinya penganiayaan dan pengeroyokan Berlian. 

BACA JUGA: Lima Luka Bacokan Satu Tembus Paru-paru, Korban Geng Motor di Benteng Sukabumi

 Adapun hasil pernyataan sikap dari pertemuan tersebut :

-Meminta pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus tersebut sampai ke akar-akarnya dan mengadili seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku.

-Meminta pihak kepolisian dengan bersinergi dengan intansi terkait agar membubarkan gerombolan bermotor di Kota Sukabumi.

-Meminta untuk menindakak tegas dan terukur kepada para gerombolan bermotor.

-Meminta kepada anggota legislatif atau pemerintah Kota Sukabumi untuk mengeluarkan maklumat bahwa gerombolan bermotor merupakan kelompok terlarang.

-Kepada seluruh pihak agar colling down dan menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Hadir dalam pertemuan itu, Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Kapolsek Warydoyong, Anggota DPRD Kota Sukabumi yang juga Ketua FRMB Tatan Rustandi, Danramil Warudoyong, Ketua PAC PP Warudoyong, Para ketua PAC PP, Para pengurus ormas PP Kota dan Kabupaten Sukabumi, pengurus Ormas FKPPI, Komunitas Motor RX King, Karang Taruna Kelurahan Benteng, perwakilan perguruan Sapu Jagad, Perwakilan Ulama dan perwakilan masyarakat umum.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pandemi global ketiga yang disebabkan oleh virus corona baru membuat sebagian besar orang di seluruh dunia cemas. Dilansir dari suara.com, kecemasan ini membuat masyarakat melakukan panic buying, yakni...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah video singkat memperlihatkan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi bersama Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Hamami dan Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada melakukan video conference bersama jajaran...

SUKABUMIUPDATE.com - Merebaknya virus corona baru atau Covid-19 membuat masyarakat semakin memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan. Melansir dari tempo.co, anda bisa menggunakan air dan sabun sebagai senjata utama untuk...

SUKABUMIUPDATE.com - Status kegawatdaruratan Kota Sukabumi bakal meningkat setelah seorang warga terkonfirmasi positif Corona dari hasil swab. Hal ini diungkapkan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi pada konferensi pers di Kantor...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya