Menu

Sabtu, 09 November 2019, 13:30 WIB

Retribusi Terminal Sementara Cicurug Sukabumi Disoal, HMPIS: Ada Indikasi Pungli

Pos penarikan retribusi angkutan umum di depan Stasiun Cicurug, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Syahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Pemuda Islam Sukabumi (HMPIS), Yandi Maulana angkat bicara soal penarikan retribusi di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi yang sudah berjalan beberapa tahun lalu.

BACA JUGA: Terminal Pasar Cicurug Sukabumi Tak Berfungsi Maksimal, Kok Retribusi Masih Ditarik?

Menurutnya penarikan tersebut sudah menyalahi aturan lantaran, di wilayah Cicurug itu tidak tersedia terminal. "Itu pelanggaran. Padahal saat aksi di Kantor Kecamatan Cicurug, pihak Dishub Kabupaten Sukabumi mengatakan tidak ada retribusi sebelum Terminal Cicurug dioperasikan," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (9/11/2019).

BACA JUGA: Terminal Cicurug Belum Beroperasi, Ini Reaksi DPRD Kabupaten Sukabumi

Lanjut Yandi, dalam hal ini seharusnya DPRD Kabupaten Sukabumi, segera tanggap ambil sikap lalu berinisiatif mendorong pihak terkait menertibkan penarikan retribusi terminal itu.

"Karena keberadaan DPRD di suatu daerah itu adalah pengawas pemerintah daerah. Tidak relevan jika tidak ada tindakan dari DPRD," tuturnya.

BACA JUGA: Area Masih Kurang jadi Alasan Belum Beroperasinya Terminal Cicurug Sukabumi

Yandi menilai pernarikan retribusi tersebut sudah bisa disebut sebagai pungutan liar, dan sudah merugikan sopir angkutan umum.

"Kan rata-rata sopir yang awam takut berbenturan dengan aturan jika tidak membayar retribusi. Sedang untuk angkutan umum yang ada di Cicurug sebelumnya tidak ada sosialisasi terkait peruntukan retribusi itu dan mana fasilitasnya. Jadi ada indikasi pungli di sana," tandasnya.

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Curhatan seorang perempuan, Sinta Auliya (19) tentang kondisinya yang mengalami kelumpuhan akibat jatuh posisi duduk viral di media sosial Twitter. Sinta Auliya bercerita mulanya seorang teman bercanda menarik...

SUKABUMIUPDATE.com - Kata-kata yang diucapkan orang tua dapat memiliki dampak yang bertahan lama, terutama karena anak-anak berada pada usia yang mudah dipengaruhi. Itulah sebabnya sering dikatakan bahwa seseorang harus...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Agama Fachrul Razi menyambangi Pondok Pesantren Al Munawir Krapyak, Kabupaten Bantul, Yogyakarta Kamis, 12 Desember 2019. Kedatangan Fachrul untuk bersilaturahmi dengan sejumlah kiai dan santri di pondok...

SUKABUMIUPDATE.com - Pengguna aplikasi pesan WhatsApp mulai melihat sesuatu yang berbeda tentang aplikasi itu, sekarang ada nama Facebook terpampang di atasnya. Beberapa pekan lalu, Facebook mengumumkan branding baru, dan...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya