Menu

08 Nov 2019, 14:39 WIB

Berawal Dari Door Kaki Kekasih, Kronologis Mobil Masuk Kebun di Bojonggenteng Sukabumi

Anggota Polsek Parungkuda memperlihatkan senjata Airsoft Gun beserta peluruanya milik PS. | Sumber Foto:SYAHRUL HIMAWAN

SUKABUMIUPDATE.com - Polsek Parungkuda mengamankan sopir sedan hitam yang pagi tadi, Jumat (8/11/2019) bikin heboh Kampung Cimuncang Desa/Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi, karena kendaraan tersebut masuk kedalam lahan perkebunan warga. Makin heboh karena saat akan diamankan polisi pria tersebut malah mengancam akan bunuh diri dengan pistol yang ternyata jenis airsoft gun.

Ancaman bunuh diri berhasil digagalkan, pengemudi mobil kemudian diamankan ke Polsek Parungkuda yang memang melakukan pengejaran. Kapolsek Parungkuda, Kompol Maryono mengatakan semua ini berawal dari pertengkaran sepasang kekasih, yaitu PS (31 tahun) pengemudi mobil dan perempuan muda berinisial MH (28 tahun).

BACA JUGA: Mobil Sedan Masuk Kebun di Bojonggenteng Sukabumi, Pengemudinya Ancam Bunuh Diri

Awalnya pasangan ini melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi, ditengah perjalanannya keduanya terlibat pertengkaran yang berujung tembakan senjata airsoft gun milik PS ke kaki MH. Perempuan ini kemudian berhasil keluar dari mobol dan langsung menuju Polsek Parungkuda untuk meminta perlindungan. 

"Tepat di wilayah Palasari Lihir, MH ditembak betis kaki kanannya," ujarnya Maryono kepada awak media, di Mapolsek Parungkuda.

Panik kekasihnya lapor polisi, MH tancap gas kalang kabut dan akhirnya masuk ke wilayah Bojonggenteng. Coba menghindari kejaran petugas dengan memarkirkan mobilnya di lahan kebun warga. 

"Sempat mengancam bunuh diri dengan piston soft gun diarahkan ke dagunya ketika hendak diamankan oleh petugas, dan sempat kabur ke sawah dengan pemukiman warga. Alhamdulilah berhasil dibujuk untuk menyerahkan diri,” sambung Maryono.

Saat ini MH masih menjalani pemeriksaan di Polsek Parungkuda. Kekasihnya PS yang hanya mengalami lebam akibat peluru airsoft gun juga masih dimintai keterangan.

 

Reporter : Syahrul Himawan
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Demi mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 segala upaya dilakukan, dari mulai penyemprotan disinfektan hingga larangan mudik atau pulang kampung untuk sementara waktu.  Larangan mudik ini berlaku untuk...

SUKABUMIUPDATE.com - Di tengah pandemi corona, semua anggota keluarga terpaksa berada rumah sepanjang hari selama beberapa minggu untuk social distancing. Dilansir dari tempo.co, ini tak hanya membuat orang tua...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi II DPR RI menyatakan sepakat atas penundaan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 imbas dari pandemi virus corona Covid-19. Dilansir dari suara.com, kesepakatan itu didapat usai Komisi II...

SUKABUMIUPDATE.com - Sejak munculnya wabah virus Corona atau Covid-19, Wedang Jahe Beras Hitam produksi rumah pamer beras hitam Saung Palapah Katersna, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi justru...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya