Menu

07 Nov 2019, 21:00 WIB

Warga Terdampak Tanah Retak Cibadak Sukabumi jadi Korban Penipuan Modus Sumbangan?

Rumah warga terdampak bencana tanah retak di Kampung Benda RT 05/06 Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:CRP 4

SUKABUMIUPDATE.com - Warga terdampak bencana tanah retak di Kampung Benda RT 05/06 Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi menemui permasalahan baru.

Ada indikasi sekelompok orang atau pihak tertentu mencari keuntungan dengan kedok pengumpulan sumbangan untuk warga terdampak. 

BACA JUGA: 10 Karung Kurang, Warga Coba Timbun Tanah Retak di Cibadak Sukabumi

Seperti dialami Wawan (50 tahun). Ia mengaku sempat mendengar kabar dari majikan tempat ia bekerja, bahwa ada yang meminta sumbangan.

"Banyak yang nanyain ke saya. Katanya banyak yang kasih sumbangan, terus tanya berapa sumbangan yang terkumpul. Padahal ada yang menerima sepeserpun di sini," kata Wawan kepada sukabumiupdate.com, Kamis (7/11/2019).

BACA JUGA: Datangi Pengungsian Tanah Retak di Cibadak Sukabumi, Wabup Adjo: Penanganan Tunggu PVMBG

Wawan melanjutkan, dari informasi yang ia terima, para oknum pengumpul sumbangan itu sempat menyebutkan daerah Selakopi, Lodaya, Nagrak, dan Pamuruyan.

"Kata majikan sih ada tiga orang yang mintanya. Satu orang berpakaian ormas, dan dua orang pakaian biasa bawa-bawa map. Hal ini pun diketahui oleh pihak desa, akan tetapi belum ada kabar dan tindakan lanjutannya. Mungkin dari desa juga tidak tahu siapa orangnya itu," tandas Wawan.

Reporter : CRP 4
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan, Tri Hesty Widyastoeti, mengungkap alasan pemerintah mematok harga tertinggi pemeriksaan rapid test antibodi sebesar Rp 150 ribu. Dia mengatakan hal itu...

SUKABUMIUPDATE.com - Jumlah pasien positif Covid-19 yang berstatus aktif di Kabupaten Sukabumi semakin berkurang pada hari ini Senin (13/7/2020), setelah 7 pasien Positif Covid-19 sembuh. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjelaskan tentang potensi penyebaran Covid-19 lewat udara. Dilansir tempo.co, isu ini belakangan ramai dibicarakan setelah Organisasi Kesehatan Dunia...

oleh: Darmawan Hadi (akun facebook) Tulisan ini saya tujukan untuk pemerintah daerah Kota Sukabumi, khususnya Wali Kota Sukabumi. Saya Darmawan Hadi sering dipanggil Awan usia 40 tahun warga Puri Cibeureum...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya