Menu

28 Agu 2019, 18:48 WIB

Tiba di Polres Sukabumi, Pembunuh Suami dan Anak Tiri Pakai Kerudung Putih

Aulia saat tiba di Mapolres Sukabumi di Palabuhanratu. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Aulia Kusuma (AK) otak pelaku pembunuhan sadis terhadap suami dan anak tirinya, Rabu siang tadi (28/8/2019) tiba di Kantor Polres Sukabumi, Jalan Raya Jenderal  Sudirman Palabuhanratu. Menggunakan kerudung warna putih, masker hijau dengan pakaian berlapis kaos tahanan, perempuan berusia 35 tahun ini langsung digiring ke aula utama Polres Sukabumi yang sudah dipenuhi wartawan.

BACA JUGA: Aulia Bakar Suami dan Anak, Rancang Pembunuhan Bareng di Apartemen

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi yang memimpin rilis kasus pembunuhan ini sempat menanyakan kembali status KV (25 tahun) salah seorang pelaku yang saat ini dirawat di RS Pertamina karena mengalami luka bakar.  Status KV ini kembali menjadi sorotan media, karena pria yang diakui anak oleh Aulia Kusuma ini usianya hanya berselisih 10 tahun.

“Iya itu anak kandung saya dari suami terdahulu,” tegas Aulia.

Namun saat ditegaskan ulang oleh AKBP Nasriadi soal beda usia mereka hanya 10 tahun, Aulia menegaskan KV adalah keponakannya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono yang menyebut, KV merupakan keponakan dari Aulia. Sebab, KV hanya terpaut 10 tahun dari Aulia.

"Kemudian ada teman-teman bertanya, tersangka AK ini kenapa umurnya terpaut 10 tahun. Itu bukan anaknya, tapi AK itu tantenya, dan masih didalami," ungkap Argo di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (28/8/2019).

KV dalam kasus ini ditetapkan sebagai tersangka, karena ikut merencanakan pembunuhan Edi dan Dana.

Aulia Kusuma (AK) otak pelaku pembunuhan sadis terhadap suami dan anak tirinya, Rabu siang tadi (28/8/2019) tiba di Kantor Polres Sukabumi, Jalan Raya Jenderal  Sudirman Palabuhanratu. Menggunakan kerudung warna putih, masker hijau dengan pakaian berlapis kaos tahanan, perempuan berusia 35 tahun ini langsung digiring ke aula utama Polres Sukabumi yang sudah dipenuhi wartawan.

BACA JUGA: Polisi Buru Eks Pembantu Otak Pembunuhan Jasad Dibakar di Sukabumi

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi yang memimpin rilis kasus pembunuhan ini sempat menanyakan kembali status KV (25 tahun) salah seorang pelaku yang saat ini dirawat di RS Pertamina karena mengalami luka bakar.  Status KV ini kembali menjadi sorotan media, karena pria yang diakui anak oleh Aulia Kusuma ini usianya hanya berselisih 10 tahun.

“Iya itu anak kandung saya dari suami terdahulu,” tegas Aulia.

Namun saat ditegaskan ulang oleh AKBP Nasriadi soal beda usia mereka hanya 10 tahun, Aulia menegaskan KV adalah keponakannya.

Dalam rilis ini, Polres Sukabumi juga membeberkan secara detil kronologi pembunuhan ini dari mulai perencanaan hingga eksekusi dan pembakaran jenazah korban oleh para pelaku. Polres Sukabumi juga menyita banyak barang bukti, mulai dari mobil, selimut berlumur bensin, handphone milik korban hingga gelas gelas minuman.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Wacana penerapan konsep New Normal semakin menguat. Bahkan beberapa perusahaan sudah membuat aturan dan rencana kapan karyawannya kembali bekerja dengan menerapkan protokol kesehatan. Melansir dari suara.com, Dokter Spesialis...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya dalam memutus penyebaran pandemi Covid-19 atau virus Corona. Salah satunya, yakni larangan memarkirkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat di area...

SUKABUMIUPDATE.com - Epidemiolog Pandu Riono meragukan protokol Covid-19 di kantor yang dibuat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bakal dipatuhi. Dilansir dari tempo.co, ia berpatokan pada rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang tenaga kesehatan (nakes) Kota Sukabumi berinisial A, harus menelan pil pahit saat dirinya dinyatakan sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi di RSUD R Syamsudin...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya