Menu

28 Agu 2019, 10:23 WIB

Warganya Buang Bayi di Prianganjaya Sukabumi, Ini Kata Kades 

SJ (26 tahun) pelaku pembuangan bayi perempuan di Desa Prianganjaya, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - SJ (26 tahun) tersangka pembuang bayi di Desa Prianganjaya, Kecamatan Sukalarang, sempat pergi ke Arab Saudi untuk menjadi TKI. Namun beberapa bulan di Arab Saudi, dia pulang karena sadar hamil.

Sebelumnya, Polres Sukabumi Kota menyatakan bahwa SJ merupakan warga Sagaranten dan lelaki yang menghamilinya pun warga Sagaranten. Sejatinya SJ, merupakan warga Desa Bojongtugu, Kecamatan Curugkembar.

"Setelah pulang ke kampung halamannya di Desa Bojongtugu, Kecamatan Curugkembar, SJ selalu memakai pakain yang agak besar. Meski demikian tak ada yang tahu wanita berstatus janda ini hamil," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

BACA JUGA: Pelaku Buang Bayi di Prianganjaya Sukabumi Mengaku Malu Karena Hamil Tanpa Suami

Sementara itu, Kepala Desa Bojongtugu Asep Ruslandi mengaku prihatin dengan kejadian warganya membuang bayi yang baru dilahirkannya. "Mudah-mudahan kedepannya tidak terjadi lagi kejadian seperti ini khususnya di Desa Bojongtugu," ujar Asep kepada sukabumiupdate.com, Selasa (27/8/2019).

Asep juga membenarkan bahwa pria berstatus duda yang menghamili SJ masih warga Desa Bojongtugu namun beda kampung dengan SJ.

"Saya sebagai kepala desa minta maaf atas kejadian ini kepada semua pihak dan mudah-mudahan saja kedepannya kejadian ini tidak terjadi lagi," pungkas Asep.

BACA JUGA: Sama-sama Dibuang Orang Tuanya, Beda Nasib Bayi Sukalarang dan Cibeureum

Sementara itu, Kapolsek Curugkembar IPTU H. Sumarno mengatakan, pihaknya sempat mendatangi rumah keluarga korban untuk menanyakan terkait kasus pembuangan bayi tersebut. Namun tempat kejadiannya berada di Kecamatan Sukalarang yang merupakan wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. 

"Karena memang ini kan kejadiannya di Sukalarang yang berarti sudah ditangani oleh pihak terkait disana. Walaupun ini tersangkanya warga Desa Bojongtugu, Kecamatan Curugkembar," ujarnya.

Menurut Sumarno, tindakan SJ ini dilakukan karena malu sama tetangga dan terdesak yang pada akhirnya dia membuang bayinya di sawah. Padahal, kata Sumarno, tindakan itu tidak perlu dilakukan sebab banyak yang bersedia mengasuh bayi tersebut.

"Ketika memang ini sudah terjadi seperti ini, jangan dulu dibuang toh masih banyak juga orang yang mau mengadopsi atau kasihkan saja kepada yang mau mengasuh bayinya," ujar Sumarno.

Reporter : CRP 2
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Objek wisata Situ Gunung termasuk jembatan gantung atau suspenion bridge akan kembali dibuka pada tanggal 10 Juli 2020 mendatang. Pembukaan objek wisata yang berada di kawasan TNGGP...

SUKABUMIUPDATE.com - Fakta lain terungkap dari pelaku predator anak asal Kalapanuggal, Kabupaten Sukabumi. Pria berinisial FCR (23 tahun) itu melakukan pencabulan serta sodomi sejak 2018.  "Tersangka FCR atau Bang Jay,...

SUKABUMIUPDATE.com - Jadwal bola pada Senin malam hingga Selasa dinihari, 7 Juli 2020, menampilkan rangkaian pertandingan dari Liga Inggris dan La Liga Spanyol. Dilansir dari tempo.co, dari Liga Inggris ada...

SUKABUMIUPDATE.com - Fotografer muda Sukabumi Iman Firmansyah, mengaku siap merilis buku foto miliknya. Buku bertajuk Treasure Of Sukabumi itu merupakan buku foto pertama di Sukabumi. Melalui buku tersebut, sang fotografer ingin memperkenalkan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya