Menu

04 Jul 2019, 16:53 WIB

Kisah Heroik Warga yang Gagalkan Aksi Perampokan Rp 1,19 Miliar di Kota Paris Sukabumi

Konferensi pers perwakilan warga yang menggagalkan aksi perampokan nasabah bank di Kota Paris Sukabumi di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (4/7/2019). | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Gagalnya perampokan nasabah bank swasta di Kota Paris, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi Rabu kemarin tak terlepas dari aksi heroik sejumlah warga. Tanpa rasa takut, warga yang melihat kejadian tersebut langsungf mengejar pelaku yang kabur dengan kendaraan roda dua ke arah Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi.

BACA JUGA: Tiga Kali Beraksi di Kota Sukabumi, Satu dari Dua Perampok Nasabah Bank Tewas

Alhasil uang milik korban senilai Rp 1.195.000.000 yang sempat dibawa kabur pelaku perampokan dengan modus pecah kaca mobil ini berhasil diselamatkan. Adalah MDA (21 tahun) seorang karyawan swasta yang saat kejadian kebetulan melintas di sekitar lokasi.

"Waktu itu saya sedang melintas bawa sepeda motor di Jalan Ahmad Yani (depan Alfamart Pintu Hek), saya melihat ada dua orang yang sedang melakukan pencurian, mengambil tas di sebuah mobil APV warna merah," tutur MDA kepada sukabumiupdate.com, Kamis (5/7/2019), saat konferensi pers di halaman Mapolres Sukabumi Kota.

BACA JUGA: Perampok Nasabah Bank di Kota Sukabumi, Gagal Gondol Rp 1,2 Miliar

Ia menjelaskan, saat itu ada dua orang warga yang sama ikut mengejar pelaku yang kabur dengan sepeda motor. Pelaku terjebat kemacetan lalu lintas di Jalan Ahamd Yani persimpangan Jalan Cikiray.

"Ada satu orang warga yang berteriak dan mengejar pelaku tersebut, saya spontan ikut dan berteriak maling kepada warga sekitar. Disitu ada bapak bapak yang menabrakan motornya ke motor pelaku, dan saya menendang pelaku yang membawas tas, mereka berdua jatuh dan ditangkap oleh massa,” sambung MDA.

Pelaku sempat berusaha melarikan diri, namun karena banyak orang, pelaku dibekuk da sempat jadi bulan-bulanan amuk massa. "Pelaku dua orang yang terlihat, dan waktu itu saya tidak tahu isi di dalam tas itu apa," tandas MDA.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tim SAR gabungan melanjutkan kembali pencarian Soleh Suparto (20 tahun), wisatawan yang hilang setelah terseret ombak di Pantai Kapitol, desa Karang Papak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Senin (6/7/2020).  Soleh,...

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) drh Slamet, menyayangkan keputusan pencabutan RUU Kehutanan dan RUU Perikanan dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2020...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah di beberapa negara mulai membuka kembali aktivitas masyarakatnya seperti sedia kala, termasuk mengaktifkan kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah. Dilansir suara.com, di Indonesia sendiri, pembukaan kembali sekolah...

SUKABUMIUPDATE.com - Beralaskan lantai kayu, berdinding bilik dan genteng asbes, itu lah yang terlihat dari bangunan rumah sekaligus warung kopi milik Yani (38 tahun), ibu kandung dari Feby, gadis...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya