Menu

Rabu, 10 April 2019, 11:59 WIB

Janin Bayi yang Ditemukan di Bantargadung Sukabumi Berusia Empat Bulan dalam Kandungan

Janin bayi yang ditemukan di bantaran Sungai Ciseupan, Kampung Linggamanik RT 02/04 Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (9/4/2019). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Polisi masih melakukan penyelidikan kasus pembuangan janin bayi di bantaran Sungai Ciseupan, Kampung Linggamanik RT 02/04 Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi. 

"Kami akan terus dalami. Mudah-mudahan bisa segera terungkap," ujar Kapolsek Warungkiara, AKP Ridwan Ishak, Selasa (9/4/2019).

BACA JUGA: Fakta Baru, Mayat Bayi di Sungai Ciseupan Sukabumi Terbungkus Seragam SMP

Janin tersebut ditemukan oleh seorang anak bernama Ajam (9 tahun) ketika hendak memancing, Selasa (9/4/2019) sore. Anak tersebut awalnya mencium amis kemudian melihat kantong plastik, karena penasaran hingga memberanikan diri membuka kantong plastik itu dan didalamnya ada janin bayi. 

Selain terbungkus kantong plastik, janin juga terbungkus celana olah raga sebuah SMP di Bantargadung. Ajam kaget dengan apa yang ditemukannya dan bergegas memberitahu bibinya. Penemuan janin ini kemudian dilaporkan kepada polisi.

Pihak Puskemas Bantargadung, menyatakan mayat bayi yang masih berbentuk janin itu korban aborsi. Diperkirakan usia bayi itu kurang lebih menginjak empat bulan dalam kandungan.

"Hasil pemeriksaan, mayat bayi laki-laki yang masih berbentuk janin itu, diduga korban aborsi. Diperkirakan usia bayi itu kurang lebih menginjak empat bulan dalam kandungan," ujar Kepala Puskesmas Bantargadung, Gunaryadi.

BACA JUGA: Puskesmas Bantargadung: Mayat Bayi di Sungai Ciseupan Sukabumi Korban Aborsi

Sementara itu, Kepala Desa Bantargadung, Edeh Kurniasih mengungkapkan, mayat bayi tersebut langsung dikuburkan setelah menjalani pemeriksaan di Puskemas Bantargadung.

"Bayi malang tersebut sudah dikuburkan di Bantargadung berdasarkan hasil kesepakatan bersama warga, kepolisian dan Puskesmas Bantargadung," singkat Edeh.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Leni Liawati menyayangkan kasus pembuangan bayi masih terjadi dan kembali terulang. Apalagi, setelah Leni mengetahui bahwa bayi tersebut adalah korban aborsi....

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 63 orang dari 43 mahasiswa dan 20 dosen Universitas Nusa Putra (UNsP) Sukabumi, mengikuti  International Conference On Cumputing Engineering and Design (ICCED) 2019, yang digelar di...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi, Yani Jatnika Marwan meminta polisi mengusut tuntas dan menangkap pelaku pembuang janin bayi. Menurut Yani, ketegasan...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan kedatangan sejumlah menteri ke Sukabumi, hari ini Rabu (10/4/2019) dalam rangka menjalankan tugas. Luhut meminta untuk tidak berburuk sangka atas kedatangan...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya