Menu

13 Agu 2018, 15:40 WIB

Pulih dari Trauma Akibat Disetubuhi, Anak 12 Tahun Asal Sukabumi Ini Bakal Masuk Ponpes

Ilustrasi pelecehan seksual. | Sumber Foto:Dok. sukabumiupdate.com

SUKABUMIUPDATE.com - Kondisi MA (12 tahun) mulai membaik dari trauma yang sempat dialaminya. MA pun akan menuntut ilmu di Pondok Pesantren (ponpes).

Warga Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, ini trauma dan merasa putusa asa karena disetubuhi seorang pria berinisal RK yang dikenalnya melalui Facebook. RK kini sudah dibekuk polisi.

Orang tua MA, SS (43 tahun) bersyukur anaknya sudah mulai membaik dan akan menuntut ilmu di ponpes.

"Alhamdulillah membaik, rencananya mau pesantren. Tapi belum tahu akan dimana masih nenangin dulu," ujar SS, usai memenuhi panggilan sebagai saksi di Polres Sukabumi Kota, Senin (13/8/2018).

BACA JUGA: Anak di Bawah Umur Disetubuhi di Sukabumi, Korban Trauma hingga Benturkan Kepala

SS mengungkapkan, kasus yang menimpa anaknya ditangani pihak kepolisian. Selain ibu korban, Nenek dan bibi korban juga sudah dipanggil polisi untuk menjadi saksi.

Ya kemaren neneknya dipanggil dan sekarang adik saya untuk menjadi saksi," pungkasnya.

Reporter : GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pedagang baju bekas atau Cimol di Kota Sukabumi, mengeluhkan dampak dari wabah Virus Corona atau Covid-19 terhadap pendapatan harian. Sebagian pedagang memilih menutup sementara usahanya, karena pembeli...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Transportasi Singapura Khaw Boon Wan mengumumkan Terminal 2 Bandara Changi akan ditangguhkan selama 18 bulan ke depan. Dilansir dari suara.com, di depan anggota parlemen Senin (6/4/2020), Khaw...

SUKABUMIUPDATE.com – Hingga kemarin, gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sukabumi sudah melakukan 2139 rapid test. Hasilnya 6 positif, 584 negatif dan 1549 masih dalam proses, dimana rapid test ini bukan...

Oleh: Milah Nurhasanah  (Mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Nusa Putra Sukabumi) Corona atau Covid-19 adalah virus yang pertama kali di temukan di kota Wuhan, China pada Desember 2019, tidak perlu waktu lama...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya