Menu

20 Jul 2018, 17:22 WIB

Polres Sukabumi Kota Bekuk Sembilan Orang Pelaku Curanmor, Satu Diantaranya Ditembak Kaki

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro melakukan press realase kasus kejahatan jalanan. | Sumber Foto:Garis Nurbogarullah

SUKABUMIUPDATE.com - Jajaran Polres Sukabumi Kota membekuk sembilan orang pelaku pencurian kendaraan bermotor. Satu orang pelaku ranmor diberlakukan tindakan tegas lantaran mencoba melarikan diri.

Para pelaku ini ditangkap dalam Operasi Libas Lodaya 2018.

BACA JUGA: Berhasil Ungkap Kasus Nining, 4 Anggota Polres Sukabumi Kota Diganjar Penghargaan

"Satu orang kami kenakan tindakan tegas terukur melakukan penembakan di kaki," ujar Kapolres Sukabumi Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Susatyo Purnomo Condro kepada awak media saat melakukan press realase di Mako Polres Sukabumi Kota, Jumat (20/7/2018).

Menurut Susatyo, para pelaku ranmor merupakan spesialis yang beraksi di siang hari. Pelaku juga kerap mencuri motor di rumah-rumah pada malam hari.

<iframe src="//www.youtube.com/embed/H8R0UgWf9z4" width="315" height="180" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe>

Dalam melakukan aksinya, para pencuri ini dapat menggondol motor korban dalam waktu singkat hanya kurang dari dua menit.

"Pelaku spesial area publik biasanya menggunakan kunci leter T, sedangkan pada malam hari menggunakan gunting gembok untuk memutus gembok atau rantai. Para pelaku ini dengan waktu singkat mengambil alih kendaraan korban," jelasnya.

Sementara itu, selain pelaku ranmor juga dibekuk dua orang anggota geng motor EW (23 tahun) dan IF (15 tahun). Dari kedunya didapatkan barang bukti berupa senjata tajam.

"Keduanya membawa sajam EW dan IF. Pelaku yang masih dibawah umur kami akan berkoodinasi dan ditindak sesuai dengan ketentuan berlaku," katanya.

BACA JUGA: Operasi Besar-besaran, Polres Sukabumi Kota Amankan Pengendara Bawa Sajam dan Miras

Akibat perbuatanya,  para pelaku terancam pasal 363 KUHPidana curat dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara dan pasal 2 ayat 1 UU darurat No 12 TH 1951 sajam dengan ancaman 10 tahun penjara.

"Saat ini para pelaku telah dilakukan penahanan dan proses penyelidikan lebih lanjut di Polres Sukabumi Kota," pungkasnya.

Reporter : GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut insentif bagi tenaga medis di tengah pandemi Covid-19 baru cair Rp 10,45 miliar dari total Rp 5,6 triliun. Dia menjelaskan dana Rp 10,45...

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah menerbitkan peraturan gubernur (Pergub) penerapan PSBB proporsional sebagai persiapan menuju normal baru atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) di seluruh kabupaten/kota Jawa...

SUKABUMIUPDATE.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menemukan setidaknya 382 pedagang di 64 pasar berbagai daerah positif Covid-19. Dari total tersebut 25 orang diantaranya meninggal dunia karena terpapar penyakit...

SUKABUMIUPDATE.com - Manajemen Bioskop Moviplex Sukabumi mengaku sudah menyiapkan skenario untuk nanti diterapkan saat bioskop tersebut kembali dibuka dalam pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) alias new normal di Kota...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya