Menu

Senin, 09 April 2018, 19:56 WIB

Terjadi Lagi, Sopir Taksi Online Korban Perampokan di Buang ke Sukabumi

Foto semasa hidup Sahroni (29 tahun) yang ditemukan tak bernyawa di sungai Cibatu, Cikembar. | Sumber Foto:Saepul Ramdani

SUKABUMIUPDATE.com - Mayat pria yang ditemukan di sungai Cibatu, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, diketahui merupakan seorang sopir Go Car. Pria tersebut bernama Sahroni (29 tahun) warga Kampung Pasirluhur RT 009/003,Desa cempaka, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten.

Korban besar kemungkinan dirampok sebab kendaraanya sebuah Daihatsu Terios B 1933 KKF hilang, termasuk handphone dan dompetnya tak ada. Terakhir kali korban diketahui mengantar penumpang dari Blok M, Jakarta ke Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

BACA JUGA:  Soal Mayat Terikat Lakban di Sungai Cibatu Sukabumi, Ada yang Mengaku Keluarganya

"Hilang kontak pada Minggu (8/4/2018) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB. Kita sebar tim untuk mencari ternyata kita tak ada hasil. Pada Minggu malamnya, kita dapat kabar dari keluarga di Kampung bahwa di media sosial Facebook ada kabar korban meninggal di daerah Cikembar, Kabupaten Sukabumi," ungkap Suryadi (32 tahun) kepada sukabumiupdate.com, Senin (9/4/2018).

Kerabat dan pihak keluarga sopir Go Car yang menjadi korban perampokan dan dibuang di Sungai Cibatu, Cikembar. | Sumber: Saepul Ramdani

Berawal dari kabar medsos tersebut, pihak keluarga dan kerabat korban lantas mengecek kepada pihak kepolisian kemudian ke RSUD Sekarwangi Cibadak dan dipastikan pria tersebut adalah Sahroni.

Sebelumnnya, Mayat pria tanpa identitas ditemukan tersangkut dibatu di sungai Cibatu, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar pada Minggu (8/4/2018).

Kondisinya cukup mengenaskan, ditemukan dalam keadaan leher terikat kabel, tangan dan kaki terikat lakban serta wajah ditutup lakban.

BACA JUGA: Satreskrim Polres Sukabumi Selidiki Temuan Mayat Dililit Kabel di Sungai Cibatu

Kejadian tersebut menambah rentetan kasus sopir taksi online dibuang ke Sukabumi. Pada Kamis (21/2/2018), seorang sopir taksi online, Arman Sajira (41 tahun) menjadi perampokan yang dilakukan pelaku berjumlah delapan orang yang berpura-pura sebagai penumpang.Korban mengalami luka disekujur tubuh.

Kasus lainnya, Mulud (63), warga Jati Padang, Cengkareng, Jakarta Barat ditemukan sudah tak bernyawa di Cikelat, Kecamatan Cisolok, Senin (25/12/2017) lalu. Mulud menjadi korban perampokan yang pelakunya berpura-pura sebagai penumpang.

Reporter : SAEPUL RAMDANI
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERKAIT

SUKABUMIUPDATE.com - Jajaran Kepolisian Polres Sukabumi mengungkap kasus dan membekuk tersangka penganianyaan serta percobaan pembunuhan terhadap Atikah (46 tahun) warga Kampung Babakankubang RT 04/02, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten...

SUKABUMIUPDATE.com - Kecelakaan tunggal terjadi di jalan Sukabumi-Sagaranten KM 23, tepatnya di Kampung Liunggunung, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Selasa (10/4/2018). Sebuah truk pengangkut plat besi untuk proyek pembangunan PLTU...

SUKABUMIUPDATE.com - Susanti (35 tahun) masih trauma dengan bekas luka di sekujur tubuhnya akibat penyiksaan yang dialami saat bekerja sebagai TKW di Abu Dhabi. Tak hanya penyiksaan, TKW asal Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com - Korban tewas akibat miras bertambah menjadi enam orang. Sedangkan beberapa orang masih dirawat di IGD RSUD Palabuhanratu hingga Senin (9/4/2018) malam. Korban tewas secara beruntun diawali Minggu (8/4/2018)...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved