Menu

09 Mar 2018, 16:18 WIB

Pengedar Uang Palsu Babak Belur Dihajar Massa di Cikembar Sukabumi

Selain di Cikembar, Suherman mengaku sudah mengedarkan upal di Cibadak.

SUKABUMIUPDATE.com - Suherman (45 tahun), babak belur dihajar masa setelah kedapatan mengedarkan uang palsu di Kampung Ciangsana RT 4 RW 4, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Suherman belanja di warung milik warga sekitar menggunaan uang palsu. Untungnya, pemilik warung curiga melihat kondisi uang kertas yang diterima, dan langsung mengejar pelaku.

BACA JUGA: Edarkan Uang Palsu di Pantai Loji, Tiga Pria Terancam 15 Tahun Penjara

"Setelah digeledah, pelaku kedapatan mengantongi uang palsu sebanyak Rp 2,5 juta. Pelaku langsung kami amankan ke Kantor Polsek Cikembar," Ujar Babinsa Desa Sukamulya Sertu Risman Ghani saat ditemui sukabumiupdate.com, Jumat (9/3/2018).

Warga yang sedang berkumpul sepulang Salat Jumat tak bisa menahan emosi. Warga sempat memukuli Suherman hingga babak belur.

BACA JUGA: Uang Palsu Senilai 700 Juta Rupiah Dibakar Kejari Kabupaten Sukabumi

"Yang bersangkutan mengaku sudah mengedarkan uang palsu di Cibadak," jelasnya.

Saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan oleh Reskrim Polsek Cikembar.

Reporter : SAEPUL RAMDHAN
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya dalam memutus penyebaran pandemi Covid-19 atau virus Corona. Salah satunya, yakni larangan memarkirkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat di area...

SUKABUMIUPDATE.com - Epidemiolog Pandu Riono meragukan protokol Covid-19 di kantor yang dibuat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bakal dipatuhi. Dilansir dari tempo.co, ia berpatokan pada rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang tenaga kesehatan (nakes) Kota Sukabumi berinisial A, harus menelan pil pahit saat dirinya dinyatakan sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi di RSUD R Syamsudin...

SUKABUMIUPDATE.com - Pemberlakuan absensi shareloc live diberlakukan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur di hari pertama masuk kerja, Selasa (26/5/2020). Shareloc live dikirim sejak pagi dan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya