Menu

05 Mar 2018, 15:43 WIB

TNI, KLHK dan LSM Ini Deteksi Kontaminasi Mercury di Desa Cicadas Sukabumi, Hasilnya?

Pengambilan sampel tumbuhan untuk mendeteksi kandung mercury di Desa Cicadas Kecamatan Cisolok. | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta LSM Group Medical Professional Development Medicus melakukan deteksi dampak kontaminasi mercury di Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Senin (5/3/2018).

KLHK serta LSM ini tergabung bersama tim dari Kodam III Siliwangi dalam hal ini Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi.

Deteksi mercury dilakukan dengan cara mengambil sampel di lingkungan desa. Disamping itu menyosialisasikan bahaya mercury kepada warga.

Dokter Jossep F William dari Group Medical Professional Development Medicuss, menjelaskan pihaknya datang untuk mencari solusi bukan melakukan penutupan aktifitas penambangan warga.

BACA JUGA: Kapolres Sukabumi Sosialisasi UU Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Mercury

"Tujuan datang kesini untuk melihat dampak dari kontaminasi mercury yang ada di lingkungan warga, lingkungan alam disini, supaya nanti kita bisa melakukan tindak lanjut. Bukan berarti penutupan tapi membantu membereskan menyelesaikan masalah," jelas dr Jossep.

Sementara itu, Dandim 0622, Letkol Inf Haris Sukarman mengatakan,mendapat tugas untuk mendampingi dan menjadi jembatan kepada warga di Desa Cicadas.

"Kami hanya mendampingi kegiatan sosialisasi tersebut, agar masyarakat tidak salah paham dengan kedatangan dari tim kami. Untuk lebih jauh teknis di lapangan kami serahkan kepada KLKH dan LSM Medicuss,” jelasnya.

Reporter : NANDI
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Para ilmuwan membuat garam alias natrium klorida (NaCl) dalam bentuk heksagonal atau umum disebut segi enam. Melansir dari suara.com, meskipun garam ini tidak akan sampai di meja...

SUKABUMIUPDATE.com - Habiskan weekend di rumah aja, nonton film Drama Korea seharian jadi kegiatan paling diminati selama pandemi.  Dilansir dari suara.com, nah daripada garing, bikin camilan Gabin Vla Tape di...

SUKABUMIUPDATE.com - Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri memberikan penjelasan mengapa Liga 1 dan 2 harus dilanjutkan di tengah pandemi COVID-19. Beberapa poin disebutkan oleh mantan pelatih timnas Indonesia U-19...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy optimistis target yang dicanangkan Presiden Joko Widodo agar pengujian spesimen virus corona dengan metode polymerase chain reaction (PCR)...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya