Menu

Senin, 26 Pebruari 2018, 19:26 WIB

Kejari Kabupaten Sukabumi Gulirkan Pogram Jaksa Masuk Sekolah dan Pontren

Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi | Sumber Foto:SAEPUL RAMDHANI

SUKABUMIUPDATE.com - Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi gencar melakukan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dan Jaksa Masuk Pesantren (JMP). Program ini bertujuan menciptakan generasi muda sadar hukum. 

Kepala Kejari Kabupaten Sukabumi, Sofyan Selle tidak memungkiri bahwa tak sedikit kasus kriminal melibatkan kalangan anak-anak sebagai pelaku maupun korban. Paling banyak terlibat kasus penyalahgunaan narkoba, disusul kasus kejahatan terhadap anak dibawah umur.

"Ini menjadi tanggung jawab semua stakeholder, makanya kami gencar sosialisasi ke sekolah-sekolah. Kualitas pendidikan sejak usia dini sangat penting,  agar moral penerus bangsa sadar akan hukum," ujar pria yang akrab disapa Selle ini kepada sukabumiupdate.com, Senin (26/2/2018).

Melalui program JMS dan JMP, para Jaksa Kejari Kabupaten Sukabumi memberikan pengarahan-pengarahan terkait hukum. Pemaparan materi pun dikonsep sedemikian rupa, agar para siswa dan santri antusias mengikutinya. 

"Program JMP dan JMS ini sudah menjadi instruksi dari pusat (Kejagung), supaya tindak kejahatan kepada anak di Sukabumi dapat ditekan," pungkasnya.

Reporter : SAEPUL RAMDHANI
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Peneliti pada Pusat Studi Hukum Tata Negara Universitas Indonesia Ghunarsa Sujatnika menilai Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak bisa menjabat posisi wakil presiden. Sebab, aturannya sudah tertulis dalam Pasal...

Oleh: Milna Hijriani Masa pemerintahan presiden Joko Widodo dan wakilnya Jusuf Kalla mendekati akhir, namun PR besar mereka belum berakhir. Janji manis semasa kampanye soal kedaulatan pangan nyatanya tak berbuah manis....

SUKABUMIUPDATE.com - Perusahaan kosmetik AS, E.L.F dihukum membayar denda hampir US$ 1 juta atau setara dengan Rp 13,9 miliar karena mengimpor bulu mata palsu buatan Korea Utara yang terkena sanksi PBB. Denda...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepolisian Cape Verde, sebuah negara di pesisir barat Afrika, menahan 11 pelaut asal Rusia atas dugaan menyelundupkan lebih dari 9 ton kokain. Narkoba itu diselundupkan dalam kapal laut...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya