//
Menu

20 Nov 2020, 16:56 WIB

Buruh Kena PHK Picu Kredit Macet di BPR Sukabumi Cabang Parungkuda

BPR Sukabumi Cabang Parungkuda di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Syahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com - Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Cabang Parungkuda telah memberikan kredit kepada debitur sebesar Rp 15.985.000.000. 

Kepala Cabang BPR Parungkuda, Agus mengatakan, kredit itu diberikan ke 468 debitur. Adapun saldo atau sisa hutang yang masih berada di debitur mencapai Rp 12.750.000.000. 

BACA JUGA: BPR Sukabumi Cabang Cicurug Beri Relaksasi Kredit ke Debitur Terdampak Covid-19

Agus mengungkapkan, pandemi membawa dampak terhadap laju ekonomi masyarakat sehingga terjadinya kredit macet. 

Agus menjelaskan, dari Rp 12.750.000.000, sekitar 2,5 persennya tidak lancar dalam pembayaran. Hal itu tidak berdampak signifikan karena jumlahnya bisa dibilang masih terkecil. "2,5 persen dari total saldo Rp 12.750.000.000, jadi yang kurang lancarnya sekitar Rp 310 juta," terangnya.

BACA JUGA: Relaksasi Kredit BPR Sukabumi, Bantu Nasabah Atasi Masalah Keuangan di Tengah Pandemi

Macetnya kredit ini terjadi karena banyak debitur yang merupakan seorang buruh terdampak pemutusan hubungan kerja atau PHK tanpa pesangon. Kemudian, ada juga buruh yang dirumahkan akibat Covid-19. Oleh sebab itu BPR Sukabumi memberikan kemudahan kepada debitur yang terkendala itu untuk membayar setoran sesuai dengan kemampuannya. 

"Kita persentase 60 persen dan 40 persen, jadi untuk 60 persen itu untuk karyawan dan 40 persennya ke modal kerja," tandasnya.

Ingat pesan ibu: Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Reporter : SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Ada banyak jenis makanan yang tidak sehat dan orang tidak bisa menahan diri untuk tidak memilikinya. Ini terjadi karena kecanduan makanan. Dilansir dari Tempo.co, ini terutama terjadi pada...

SUKABUMIUPDATE.com - Tinggal serumah dengan orang yang positif Covid-19 bisa membuat khawatir dan stres. Meskipun penting untuk merawat yang sakit, orang juga perlu menjaga kesehatan sendiri karena mungkin saja...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan asrama haji akan menjadi tempat untuk karantina jemaah umrah sebelum berangkat. Ia menyebut lamanya karantina maksimal tiga hari. "Karena memang kita sudah sepakat...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Jokowi menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) nomor 22 tahun 2020 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya