Menu

18 Sep 2020, 13:55 WIB

Bappeda Sukabumi Sebut Pangan dan Pertanian Jadi Sektor Paling Kuat Saat Pandemi 

Panen perdana mangga Geopark Ciletuh Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Dok, sukabumiupdate.com

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Bidang Ekonomi dan SDA BAPPEDA Kabupaten Sukabumi, Jalaludin Mukti menyatakan, 2019 merupakan tahun dengan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sukabumi yang paling bagus. Saat itu laju pertumbuhan ekonomi bahkan melampaui target. Namun, pada 2020 semuanya berubah terimbas pandemi.

"Pada dasarnya laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sukabumi lagi bagus-bagusnya di tahun 2019. Di posisi 5,68 target kita, capaiannya 5,75. Kalau kita lihat tren 10 tahun terakhir, trennya sedang menanjak. Memang yang paling terdampak (pandemi) berdasarkan rilisnya Menko Maritim yang pertama adalah (sektor) pariwisata, yang adalah kedua diperjalanan atau transportasi, yang ketiga industri otomotif selanjutnya di (sektor) kontruksi dan yang paling diuntungkan kalau di pandem ini adalah di medical suplai," jelasnya.

BACA JUGA: Tingkatkan Produktifitas Pertanian di Sukabumi, Komisi III Dorong Bantuan Irigasi

Menurut dia, untuk Sukabumi sektor pangan dan pertanian merupakan zona ekonomi yang paling kuat bertahan dari dampak pandemi Covid-19. Meskipun pada awal pandemi, sektor pertanian ini juga terimbas. Penyebabnya saat ini  hasil pertanian dari Sukabumi di kirim ke Jakarta, sedangkan di Jakarta restoran serta hotel banyak yang tutup. 

"Karena pertanian itu suplai untuk pangan (saat pandemi) masih menjadi priorotas. Posisi hari ini yang paling bertahan karena kita adalah kabupaten yang agraris, pertanian masih diposisi paling aman," jelasnya.

Sementara itu, sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) yang bergerak dibidang pangan masih menunjukan prospek yang positif. Sebaliknya, UMKM dan IKM di sektor manufaktur menjadi zona yang paling terpukul. 

"Yang terpukul adalah UMKM atau IKM non-agro yang notabenya di luar pangan," jelasnya.

Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Alternatif Nagrak, tepatnya di Kampung Pamuruyan, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (22/10/2020) siang sekitar pukul 11.30 WIB. Mobil bak terbuka atau...

SUKABUMIUPDATE.com - Pelayanan Kantor Telkom cabang Cicurug, Kabupaten Sukabumi sementara ditutup. Hal itu disampaikan kepada masyarakat melalui surat bertuliskan "Pelayanan Sementara Ditutup" yang disematkan pada pos satpam. Kabar beredar, penutupan ini...

SUKABUMIUPDATE.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan kasus terkonfirmasi positif bertambah 4.432 orang, pada Kamis, 22 Oktober 2020. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan sampai pukul 12.00 WIB, jumlah kasus harian positif...

SUKABUMIUPDATE.com - Satuan Tugas Percepatan Penanganan (STPP) Covid-19 Kota Sukabumi mengumumkan adanya 8 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 baru pada Kamis (22/10/2020). Dengan penambahan tersebut, total terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya